KOTA MALANG – Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) Kecamatan Sukun Gelar Bimtek, pada 29-30 November, kemarin.
Acara itu mengangkat tema “Bimtek Atletik Kids dan Pemahaman Status Gizi pada Peserta Didik Tingkat Sekolah Dasar untuk Guru PJOK di Kecamatan Sukun Tahun 2023”.
Bimtek bertempat di kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang. Kegiatan ini diikuti 80 peserta, bertujuan memberikan update informasi tentang Atletik Kids yang ada pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan membantu memberikan informasi status gizi pada anak.
“Kegiatan ini rutin kami laksanakan sebagai bagian silaturahmi dan penyegaran informasi guru PJOK di Kecamatan Sukun. Semoga dengan kegiatan ini bisa menginpirasi guru PJOK di Kecamatan lain untuk selalu update ilmu di bidang olahraga dan membantu pemerintah mengatasi stunting dengan pemantauan status gizi anak,” ungkap Ketua KKG PJOK Kecamatan Sukun Subiyanto SPd.
Acara dimulai pada Rabu (29/11) dengan Senam Sehat yang dipimpin oleh Muflikatul Nurjanah MPd dan Pratama Yudha SPd. Dilanjutkan materi Atletik Kids oleh Candra Sofie SE dan langsung mempraktekkan hasil materi di lapangan mini soccer Disporapar Kota Malang.
Hadir dalam acara tersebut dan memberikan sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana SE MM. Dalam sambutannya pelajaran olahraga adalah pelajaran yang menyenangkan dan ditunggu oleh anak-anak atau peserta didik. "Ayo para guru PJOK jangan sampai membuat olahraga menjadi pelajaran yang menakutkan dan tidak menyenangkan bagi peserta didik,” ajak Suwarjana.
Pada hari kedua Kamis (30/11) diawali dengan teori permainan tradisional oleh Syaiful Anam SPd. dan materi pemahaman status Gizi oleh dr Edelen Nauli Purba,
dr Firda Ulfa Ramadhani dan Rizal Septian. Acara ditutup dengan praktek permainan di lapangan Disporapar Kota Malang.
Acara ini juga menjadi perpanjangan tangan Pemerintah Kota Malang untuk mengurangi stunting dengan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) oleh Dinas Kesehatan Kota Malang dan minum obat cacing bersama yang diadakan diskdikbud Kota Malang. Yang kesemuanya itu bermuara di UKS sekolah dan di Kecamatan Sukun guru PJOK menjadi penanggung jawabnya.
Ketua K3S Sukun Suko Pramono SPd MPd mengamini. "Kami sangat bangga dengan para guru PJOK muda yang punya inovasi untuk meningkatkan kualitas pendidik di wailayah Sukun. Semoga dengan kegiatan ini bisa meningkatkan prestasi siswa di ajang O2SN dan mengurangi jumlah stunting di Kecamatan Sukun," tutupnya. (bes/jprm2)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana