Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kuota SNBP UB Menyusut, Rektorat : Regulasi Baru dalam SNPMB Tahun Ini semakin Ketat

Mahmudan • Sabtu, 27 Januari 2024 | 18:45 WIB
Siswa-siswi SMAN 4 Malang meng-input data untuk pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) kemarin.
Siswa-siswi SMAN 4 Malang meng-input data untuk pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) kemarin.

MALANG KOTA – Universitas Brawijaya (UB) menurunkan kuota Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP). 

Tahun lalu kuota SNBP di UB masih 30 persen, tahun ini menurun jadi 20 persen. 

Penurunan kuota SNBP itu disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik (DALA) UB Heri Prawoto Widodo SSos MAB. 

”Memang aturannya kuota SNBP minimal 20 persen dan SNBT (seleksi nasional berbasis tes) 30 persen,” ungkap Heri kemarin.

 Dia memaparkan, Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) terbagi menjadi tiga jalur. 

Yakni SNBP, SNBT, dan jalur mandiri. 

Kuota total untuk ketiga jalur tersebut sama dengan tahun lalu, yakni 15.500 kuota. 

“Kuota tersebut didistribusikan pada masing-masing jalur,” ucapnya. 

Disinggung mengenai kuota SNBP yang lebih rendah dibanding jalur lain, dia menerangkan, hal itu sudah sesuai ketentuan. 

“Yang jelas kuota mandiri tidak boleh lebih dari 50 persen,” tegasnya. 

Tahun lalu, dia mengatakan, kuota SNBP dan SNBT sama-sama 30 persen, sehingga jalur mandiri hanya kebagian 40 persen. 

Pertimbangan menurunkan kuota SNBP karena regulasi baru dalam SNPMB tahun ini semakin ketat. 

Hal itu dibenarkan oleh Wakil Rektor I UB Prof Dr Ir Imam Santoso MP. 

Dia mengatakan, kuota SNPMB UB tahun ini akan tetap. 

Penurunan porsi kuota berkaitan dengan regulasi terbaru dalam SNPMB tahun ini. 

Misalnya, bila ada calon mahasiswa baru (camaba) yang tidak melakukan registrasi ulang, otomatis akan ter-blacklist di semua jalur. 

“Kalau diterima di SNBP tapi tidak daftar ulang, akan di blacklist di jalur SNBT dan jalur mandiri. 

Sama halnya kalau diterima di jalur SNBT namun tidak registrasi ulang, akan terblacklist di jalur mandirinya,” ungkapnya. 

Imam menilai regulasi tersebut akan menekan angka camaba yang tidak melakukan registrasi ulang.

 Sebab, bila camaba tidak melakukan registrasi ulang, kesempatan mereka untuk diterima di PTN sudah tidak ada lagi. (dre/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#SNBP #UB