MALANG - Ketimbang angkot, Malang lebih familiar dengan istilah mikrolet.
Istilah itu mulai digunakan sejak 1980-an.
Sejarahwan dan Pemerhati Bahasa Malangan Restu Respati menerangkan, mikrolet merupakan akronim atau singkatan dari mikro oplet.
”Juga ada indikasi terinspirasi dari nama Opelette. Jenis mobil dari pabrikan asal Jerman yakni Opel pada tahun 1932,” tutur Restu.
Istilah lette sengaja ditambahkan karena mobil itu didesain lebih kecil.
Berkapasitas tujuh penumpang.
Nama opelette itu diberikan oleh Mr. J. Th. GC van Buuren, Sales Manager General Motors pada 1928.
Sejak saat itu, nama oplet menjadi familiar di Indonesia.
Banyak digunakan mulai 1950 sampai 1970-an.
Film Si Doel Anak Sekolahan ikut mempopulerkannya.
Juga lagu dari Iwan Fals yang berjudul Oplet Tua (1984).
Seiring perkembangan waktu, ada peremajaan untuk setiap transportasi umum. Ukurannya menjadi lebih kecil.
Karena itu, pada era 1980-an muncul istilah mikrolet.
”Sejak tahun 1980an armada angkot menggunakan Damitsu (Daihatsu, Mitsubishi, Suzuki). Ukurannya lebih kecil, masyarakat menyebutnya dengan mikrolet,” terang Restu. (adk/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana