MALANG KOTA - Sebanyak 301 siswa SMAN 6 Malang diwisuda pada Sabtu (11/5) di Akasia Ballroom Hotel Savana. Dari kabar gembira itu, ada 39 siswa yang berhasil masuk perguruan tinggi negeri (PTN) lewat Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP).
Kepala SMAN 6 Malang Budi Nurani MPd menjelaskan, siswa yang lolos SNBP tahun ini naik dari tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, hanya ada 24 siswa saja yang lolos. ”Saya bangga dengan kalian (siswa) semua yang mampu menyelesaikan pendidikan singkat masa SMA ini dengan baik,” ujar dia.
Kebanggaan Budi bukan tanpa alasan, sebab hasil ujian sekolah di SMAN 6 selama tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Apabila dirunut dari dari tahun ajaran 2021/2022 hingga 2023/2024.
Peminatan Bahasa misalnya, nilai ujian tahun ini rata-rata mencapai 86,52. Untuk peminatan MIPA, mencapai 87,73. Sementara peminatan IPS, rata-rata mencapai 86,09.
”Semua capaian itu tidak diperoleh dengan instan. Tapi butuh kerja sama, kerja keras, persatuan, dan kolaborasi di antara kita,” ucap Budi. Oleh sebab itu, untuk meningkatkan kinerja dan kerja sama, pekan depan dirinya akan meluncurkan aplikasi presensi elektrik. Presensi elektronik ini, nantinya akan melaporkan kehadiran siswa secara “real time” kepada orang tua.
Aplikasi itu untuk mempererat kerja sama orang tua dan guru dalam membimbing murid. Wisuda kali ini mengangkat tema Drestanta Tiyasing Arutala. Dalam acara perpisahan itu, Budi berharap agak anak didiknya yang sudah dibimbing selama tiga tahun dapat menjadi teladan yang cerdas bagi orang di sekelilingnya.
”Di manapun dan kapanpun kalian berada, maka tebarkanlah kebaikan,” pungkas Budi. (aff/adn)