MALANG KOTA - Sebanyak 28 murid baru SDN Madyopuro 2 Malang mengikuti masa pengenalan sekolah (MPLS) kemarin.
Tema MPLS tahun ini adalah transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menuju SD yang menyenangkan.
Kegiatan tersebut, merupakan salah satu fokus Gerakan Sekolah Sehat (GGS) yakni sehat jiwa.
Selain sehat jiwa, GGS juga terdiri dari sehat lingkungan, sehat imunisasi, sehat gizi dan sehat fisik.
Kelima nilai tersebut, merupakan hal dasar untuk bekal setiap siswa dalam berkegiatan sehari-hari.
Kepala SDN Madyopuro 2 Siti Khotimah SPd MPd mengatakan, para siswa diajak mengenali kehidupan di SD dengan lebih santai.
MPLS diawali dengan menyanyikan lagu hari pertama masuk sekolah, senam GSS, hingga menyanyikan lagu-lagu nasional bersama.
”Selain kesehatan jiwa, kami juga menekankan budi pekerti anti-bullying kepada siswa,” kata Siti.
Dia menilai pengenalan istilah-istilah sepeti bullying pada anak-anak sangat penting.
Selain sebagai bentuk pencegahan, penanaman nilai anti-bullying juga bertujuan agar anak-anak bijak untuk menyikapinya.
Pelajaran lain yang ditekankan selama MPLS adalah tentang fondasi awal kematangan emosi, keterampilan sosial, serta kemampuan bahasa.
Semua pelajaran itu dikemas dalam kegiatan-kegiatan MPLS yang aktif dan penuh permainan.
Nilai lain yang ditekankan juga tentang kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Siti menambahkan, SDN Madyopuro 2 sudah menyandang status Adiwiyata Provinsi.
”Nanti kami ajarkan anak-anak merawat tanaman, membuat pupuk kompos, hingga konservasi air dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berbasis Ecogreen berstandar Internasional," pungkas Siti Khotimah SPd MPd. (aff/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana