*Kerja Sama dengan Dea Bakery Libatkan Tiga Program Studi
MALANG KOTA - Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi memiliki empat Teaching Factory (Tefa). Terbaru, Vokasi UMM meresmikan gerai roti yang bekerja sama dengan Dea Bakery Rabu (14/8). Berlokasi di Kompleks Rumah Sakit UMM, Tefa tersebut akan menjadi model pengembangan soft skill mahasiswa dari 3 program studi (prodi). Yakni prodi D3 Perbankan dan Keuangan, prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas, dan D3 Teknologi Elektronika.
Wakil Rektor V UMM Prof Dr Tri Sulistyaningsih MSi mengapresiasi program Fakultas Vokasi tersebut. “Pada dasarnya kegiatan ini memberi fasilitas mahasiswa untuk menambah keterampilan yang sama dengan yang akan dihadapi di dunia kerja,” tuturnya. Kampus dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), menurutnya tidak dapat dipisahkan. Ini karena dengan kerja sama antar keduanya yang terjalin baik, maka akan melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang siap kerja. Selain itu, kampus juga menyiapkan mahasiswa memiliki insting atau skill berbisnis. Serta selalu diberikan stimulus agar mahasiswa juga memiliki insting bisnis.
Dekan Fakultas Vokasi UMM Prof Tulus Winarsunu MSi menyebutkan mahasiswa dari prodi D3 Perbankan dan Keuangan akan bekerja sama dalam hal manajemen keuangan. Serta supply chain produk yang keluar masuk. Sementara prodi Sarjana Terapan Agribisnis Unggas akan bekerja sama dalam hal penyediaan telur dalam proses produksi, dan prodi D3 Teknologi Elektronika dalam hal perawatan mesin produksi dan listrik. “Nantinya, setelah kami evaluasi, harapannya Tefa ini juga dapat dimanfaatkan prodi lain,” tuturnya.
Ia menambahkan Dea Bakery memiliki prinsip yang sama dalam pengembangan SDM. Sehingga sejak satu tahun lalu pihaknya sudah merumuskan berbagai program kerjasama. “Nantinya alumni-alumni dari sini akan diserap untuk menjadi kepala toko di gerai Dea Bakery yang ada,” imbuhnya.
Menurutnya soft skill membutuhkan waktu panjang untuk mempelajarinya, dibanding dengan hard skill. Untuk itu kerja sama langsung dengan industri dibutuhkan untuk dapat menumbuhkan soft skill tersebut. Sejalan dengan slogan Fakultas Vokasi UMM, yakni ‘Skills and Jobs Center’, Tefa tersebut diharapkan mampu mencetak lulusan yang memiliki skill sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri saat ini.
Founder sekaligus CEO Dea Bakery Mulyani Hadiwijaya menambahkan kerja sama tersebut sekaligus menjadi fasilitas untuk pihaknya belajar dan bertumbuh. “Kami belajar dari teori yang dipelajari mahasiswa di kampus, dan mahasiswa belajar praktiknya,” tuturnya. (dur/dik)
Pewarta Durotul Karimah
Editor : Didik Harianto