WAGIR - Masih banyak bangunan SDN di Kabupaten Malang yang membutuhkan perhatian.
Salah satunya SDN Gondowangi 2 di Wagir.
Sekolah yang berdiri sejak 1979 itu baru direnovasi sekali, yakni pada 2009 lalu.
Karena itu terdapat beberapa bagian konstruksi yang perlu diperbaiki.
Baca Juga: SDN Purwantoro 5 di Kota Malang Gelar Kelas Parenting
Kepala SDN Gondowangi 2 Ririn Andriani mengatakan, renovasi utama yang dibutuhkan yaitu atap.
Sebab, rangka atap yang terbuat dari kayu sudah rapuh. Untuk mengantisipasi agar tidak roboh, pihaknya memasang dua kayu penyangga.
“Pernah ambruk satu kali, menjelang perpisahan kelas 6 sekitar Juli 2024 lalu. Untungnya malam hari,” ucapnya kemarin.
Pengamatan Jawa Pos Radar Kanjuruhan kemarin, tidak hanya atap yang disangga dengan kayu, tapi juga plafon yang rusak.
Beberapa pintu berbahan kayu juga sudah lapuk.
Komponen-komponen tersebut bisa roboh kapan saja jika tidak diperbaiki.
Riring mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan ruang kelas alternatif jika atap dan plafon yang rusak tersebut diperbaiki.
Ruang kelas yang dia maksud adalah perpustakaan.
Juga bisa menggunakan rumah kosong di depan sekolah.
“Kalau anggaran sesuai RAB (Rancangan Anggaran Belanja) kemarin, butuh dana Rp 250 juta. Tapi itu kalau ganti semua,” ucapnya.
Menanggapi beberapa bangunan yang rusak, Bupati Malang H M. Sanusi berjanji akan segera memperbaikinya.
Baca Juga: SDN Balearjosari 1 Ciptakan Suasana Nyaman Belajar
Namun perbaikan hanya dilakukan untuk rangka atap.
Sedangkan genting dianggap masih bagus, sehingga tidak perlu diganti.
“Diperkirakan habis biaya Rp 200 juta untuk mengganti rangka atap. Bulan ini (Agustus) akan dibongkar dan diperbaiki,” ucap orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu. (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana