MALANG KOTA - Banyaknya perolehan prestasi oleh siswa siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang tidak lepas dari upaya bapak ibu guru, terutama Kepala Madrasah. Dengan berbagai program pelayanan dan inovasi para siswa terus didorong dan dimotivasi untuk terus berprestasi.
Salah satu program inovasi yang dicetuskan Kepala MAN 2 Kota Malang Dr H Samsudin MPd yakni Prestasi Meningkat Kampus Pilihan Milik Kita (Pikat Puspita). Ia menyebutkan program tersebut merupakan salah satu inovasi di MAN 2 Kota Malang yang masuk dalam penilaian Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Besas dari Korupsi (WBK).
Sebagaimana kita ketahui, setelah tahun 2023 meraih penghargaan dari Ditjen Pendis Kementeriaan Agama RI “sebagai Satuan Kerja Pilot Project WBK yang Lolos pada Tahap Penilaian Pendahuluani PMPZI Tahun 2023”, kembali pada tahun 2024 meraih penghargaan kali ini dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI “sebagai Satuan Kerja yang telah dilakukan penilaian Internal tahun 2024 dan layak untuk diajukan menjadi ZI WBK” yang diserahkan oleh Sekreris Ditjen Pendis Kemenag RI, Prof. Dr. Rohmat Mulyana Sapdi, M.Pd di Aston Imperial Bekasi Hotel tanggal 8 Agustus 2024.
Selanjutnya, saat ini MAN 2 Kota Malang sedang menyiapkan diri untuk mengikuti Penilaian lanjutan oleh Tim Penilai Nasional (TPN) Kementerian PANRB mulai bulan ini hingga bulan nopember 2024, dan semoga MAN 2 Kota Malang setelah berikhtiar maksimal dhohir batin, lancar dalam penilaian dan dapat menjadi Satker yang meraih predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi), yang hasil penilainnya akan diumumkan awal bulan Desember 2024, tutur samsudin
Ia menyebutkan Pencanangan Zona Integritas tersebut tidak hanya sebuah label, tetapi menjadi ruh dan patokan untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik. Mulai dari pos paling depan (keamanan), front office hingga pos paling belakang, termasuk mutu hingga prestasi madrasah. Menurutnya, prestasi madrasah tidak hanya dari hasil lomba atau kompetisi, namun juga dari pelayanan terbaik yang diberikan kepada seluruh siswa, warga madrasah dan seluruh masyarakat.
Menurutnya dalam penilaian ZI tersebut kebenaran di lapangan dengan dokumen-dokumen administrasi menjadi faktor penentu.
“Saat ini insyaAllah semua dokumen yang kami sampaikan pada LKE sesuai dengn realitas pelayanan yang kami berikan,” tuturnya.
Pembangunan ZI ini ungkapnya, menjadi langkah strategis dalam mewujudkan sistem birokrasi yang bersih, akuntabel, kapabel, dan menjamin pelayanan publik yang prima, serta hasil kerja yang berkualitas.
Dengan pelayanan yang maksimal tersebut juga menjadi faktor pendukung para siswa nyaman belajar di madrasah. Begitu juga orang tua menjadi lebih percaya kepada madrasah. “Yang pasti kami melayani dengan sepenuh hati,” imbuhnya.
Mulai dari penyambutan tamu baik dari orang tua siswa maupun instansi, akan disambut sesuai SOP. Proses belajar siswa juga tertib sesuai ketentuan. Mulai dari bagaimana ia belajar hingga kapan pelaksanaan ujian hingga pengumuman hasil ujian.
Kesuksesan pelayanan tersebut dibuktikan dengan banyaknya siswa baru yang mendaftar setiap tahun. Ia menyebutkan tahun ini sekitar 3000 calon siswa yang mendaftar, namun berdasarkan seleksi hanya 500 siswa yang diterima.
Selain itu keberhasilan MAN 2 Kota Malang juga menjadi panutan bagi sekolah lain. “Saya sering diminta untuk mengisi pelatihan, menjadi tempat kunjungan pendidikan dari madrasah/sekolah se Indonesia dan sering dilibatkan dalam kegiatan pengembangan madrasah/sekolah baik di kemenang maupun di kemdikbud,” imbuhnya.
Dengan predikat sekolah unggulan tersebut, menjadikan pihaknya terus terpacu untuk memaksimalkan semua layanan yang ada, dan ini insyaallah pelayanan terbaik akan menjadi jariah bagi semua GTK MAN 2 Kota Malang. dur/
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana