MALANG KOTA - Workshop untuk lomba literasi siswa tingkat SD di Kota Malang dilanjutkan kemarin (17/10).
Sekitar 100 guru SD negeri dan swasta di Kota Malang berkumpul di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang.
Mereka mendapat pembekalan materi teknis lomba yang akan berlangsung di Kota Malang hingga 31 Oktober nanti.
Sekretaris Disdikbud Kota Malang Tri Oky Rudianto Prastijo mengatakan, kegiatan yang bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Malang cukup penting untuk meningkatkan literasi para siswa yang hidup pada zaman teknologi seperti saat ini.
Anak-anak cukup mudah mengakses informasi apa pun melalui teknologi informasi.
”Banyak anak yang hanya bisa membaca, tapi tidak memahami, tidak bisa menginterpretasikan,” tutur Tri.
Beranjak dari kondisi itu, informasi sering digunakan untuk hal-hal yang bijak.
Lewat lomba literasi, anak-anak bisa belajar memahami dan menginterpretasikan informasi.
Tri setuju bila kemampuan memahami hal tersebut harus dipupuk sejak dini.
Dia menyebut bila pendampingan dari bapak dan ibu guru sangatlah penting.
Pemberian hadiah kepada para pemenang menjadi bentuk apresiasi Disdikbud Kota Malang kepada sekolah, termasuk para siswa dan guru.
Dengan menyasar siswa kelas 5 SD dan 8 SMP, kegiatan tersebut bakal mewajibkan pelajar untuk menyelesaikan bacaan yang sudah ditentukan.
Kemudian siswa juga diminta untuk memahami apa yang telah mereka baca.
Dia berharap kolaborasi tersebut bisa rutin dilakukan secara formal maupun informal.
Sebab, Tri menegaskan bila peningkatan literasi bukan hanya tugas guru atau Disdikbud saja.
Namun, semua pihak, termasuk media seperti Jawa Pos Radar Malang, juga harus memperhatikannya. (dur/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana