KOTA MALANG - SMP Muhammadiyah 2 Malang meneguhkan dirinya sebagai sekolah inovatif di Kota Malang, hal itu dibuktikan dengan berbagai program unik nan humanis di sekolah tersebut.
Pada tahun 2020 sekolah inovasi, sebutan SMP Muhammadiyah 2 membuka program kelas khusus tahfizh dan kelas bahasa inggris.
Lalu pada tahun 2024 memulai kelas baru, yakni kelas teknologi.
Kelas-kelas khusus tersebut dibentuk sebagai bentuk inovasi pembelajaran sehingga sesuai dengan keberminatan siswa.
Hasilnya luar biasa, kemampuan berbahasa inggris anak-anak bisa dibilang di atas rata-rata.
Kemudian beberapa siswa juga mampu mencapai hafalan qur'an lebih dari 5 juz meskipun tanpa mondok.
Anak-anak di kelas teknologi juga dibekali dengan kemampuan multimedia dan coding sehingga mereka bisa mencipta karya-karya hebat di bidang teknologi.
Terkini, sekolah ini melaunching program boarding atau pesantren.
Boarding ini diperuntukkan bagi santri putri.
Mereka diajarkan membaca kitab klasik atau kitab gundul, pembiasaan berbahasa arab-inggris aktif serta kemampuan teknologi.
Tentu saja program hafalan al qur'an menjadi keniscayaan.
Santri-santri diharapkan tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan namun juga unggul dalam bidang keilmuan umum ujar Supriyanto.
Selanjutnya, mulai TA 2025/2026 para orangtua bisa memilih program mondok ataupun non-pondok.
"Kami pastikan layanan pendidikan berjalan profesional dan berkemajuan", ungkap Fantika Vera, M.Pd pengasuh boarding.
Pengasuh atau musyrif/ah berlatar pendidikan dalam dan luar negeri, kurikulum juga memadukan standar nasional, internasional dan pesantren.
Saat ini sudah terdapat belasan santri yang mengeyam pendidikan di MBS ini. Bahkan ada dua santri berasal dari Kupang, NTT.
Bismillah SMP Inovasi dan MBS-nya akan melahirkan para cendekiawan muhammadiyah yang andal.
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana