Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Menhan Tinjau Pembelajaran di SMA Taruna Nusantara Pagak Malang

Mahmudan • Kamis, 16 Januari 2025 | 00:20 WIB
PEMBELAJARAN PERDANA: Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin berkomunikasi dengan siswa SMA Taruna Nusantara Malang, Desa Gampingan, Kecamatan Pagak kemarin (14/1). INDAH MEI YUNITA/RADAR KANJURUHAN
PEMBELAJARAN PERDANA: Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin berkomunikasi dengan siswa SMA Taruna Nusantara Malang, Desa Gampingan, Kecamatan Pagak kemarin (14/1). INDAH MEI YUNITA/RADAR KANJURUHAN

PAGAK – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau pembelajaran di SMA Taruna Nusantara, Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, kemarin (14/1). 

Purnawirawan jenderal bintang tiga itu juga meninjau sarana dan prasarana sekolah. 

Kemarin merupakan kegiatan belajar mengajar pekan kedua. 

Dibukanya sekolah tersebut membuka peluang bagi masyarakat untuk menjadi tenaga kerja. 

“Dari awal, kami sudah melibatkan tenaga lokal. Seperti tenaga keamanan, kebersihan, dan staf-staf lokal lainnya,” ujar Kepala SMA TN Malang Brigjen TNI Mahbub Junaedi seusai menerima kunjungan menhan bersama rombongan.

“Seperti tadi (kemarin, 14/1) yang mengenakan baju putih tanpa dasi itu (pekerja) dari masyarakat lokal,” imbuhnya. 

Sedangkan tenaga pengajar ditandai dengan pakaian berdasi. 

Mereka yang telah lolos dari seleksi secara nasional. 

Dia mengatakan, saat ini sudah ada 240 pelajar yang mengenyam pendidikan di SMA Taruna Nusantara Malang. 

Masing-masing kelas berisi 24 siswa. 

Sehingga terdapat 10 kelas yang dimanfaatkan. 

Sementara untuk kelas XI dan XII masih akan dilanjutkan pemenuhan infrastrukturnya. 

“Kebutuhan penunjang belajar siswa-siswi juga akan kami tuntaskan. Targetnya akhir tahun ini bisa selesai,” kata Mahbub. 

Sarana penunjang tersebut meliputi gapura, aula, klinik, kolam renang, termasuk perumahan untuk guru, pamong, dan tambahan hunian untuk siswa. 

Untuk diketahui, SMA TN berada di bawah naungan Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) di bagian Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan (YPPSDP). 

Lembaga tersebut milik Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI. 

Proses pembelajaran hampir sama dengan SMA negeri atau swasta pada umumnya. 

Hanya saja di STN terdapat tambahan pembelajaran wawasan kebangsaan dari pamong pengajar yang rata-rata berasal dari TNI. 

Di sekolah tersebut juga menyediakan beasiswa.

“Untuk beasiswa, sekarang ini sekitar 40 persen. Semoga tahun ini bisa 100 persen,” kata dia. 

Sebab sebelum 2019, biaya untuk bersekolah di SMA TN dibebaskan. 

Seperti diberitakan, untuk pembangunan STN tersebut, Kemenhan menggelontorkan dana sekitar Rp 240 miliar. 

Pembangunan dimulai sejak November 2023 lalu di lahan seluas sekitar 2930 hektare milik TNI Angkatan Darat. (yun/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Sjafrie Sjamsoeddin #Menhan #Kabupaten Malang #sma taruna nusantara #meninjau #Pembelajaran #Kecamatan Pagak #menteri pertahanan