Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Durasi Pembelajaran Siswa Dikurangi selama Ramadan

Bayu Mulya Putra • Kamis, 13 Februari 2025 | 19:05 WIB
DURASI PEMBELAJARAN DIKURANGI: Sejumlah pelajar di SDN Ketawanggede mengikuti proses pembelajaran, kemarin. (SATRIA CAHYONO / RADAR MALANG)
DURASI PEMBELAJARAN DIKURANGI: Sejumlah pelajar di SDN Ketawanggede mengikuti proses pembelajaran, kemarin. (SATRIA CAHYONO / RADAR MALANG)

MALANG KOTA - Selama bulan Ramadan nanti, SD dan SMP diminta tidak memberikan tugas terlalu berat kepada pelajar.

Selanjutnya ada instruksi penambahan hari libur pada awal dan akhir bulan suci.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana menerangkan, imbauan itu berdasar Surat Edaran Bersama (SEB) 3 menteri tentang proses Pembelajaran pada Bulan Ramadan.

Dari sebelumnya libur hanya tiga hari, nanti libur pada awal dan akhir Ramadan menjadi lima hari. ”Tugas sekolah itu masih ada.

Tetapi tolong tidak terlalu memberatkan siswa, ini hanya selama Ramadan saja,” ujar Jana.

Imbauan lain yang dikeluarkan disdikbud yakni pengurangan durasi pembelajaran.

Jika hari biasa sampai sore, selama Ramadan siswa bisa pulang pada siang hari.

”Masuk seperti biasa Senin sampai Jumat. Tetapi tidak sampai sore,” imbuhnya.

Dia menambahkan, sekolah juga dipersilakan menambah materi tentang keagamaan.

Seperti materi penanaman akhlak mulia.

Untuk teknis pelaksanaan pondok Ramadan diserahkan kepada masing-masing lembaga pendidikan.

”Sekolah lebih tahu kondisi para siswanya. Sehingga kami menyerahkan pondok Ramadan kepada mereka,” papar Jana.

Kepala SMPN 5 Kota Malang Agus Wahyudi mengatakan, pihaknyatelah menyiapkan penyesuaian jelang bulan Ramadan.

Seperti pengurangan durasi pembelajaran.

Hari biasa hingga pukul 15.00 WIB, khusus selama Ramadan maksimal hingga pukul 12.00 WIB.

Agus juga menyusun materi yang menitikberatkan pendidikan karakter.

Para pelajar diminta menerapkan pendidikan karakter yang didapat di sekolah bisa diterapkan pada kegiatan sehari-hari di rumah.

”Bagi kelas 9 juga sudah kami lakukan penyesuaian. Meskipun durasi pembelajaran dikurangi, materi inti tetap diberikan,” pungkasnya. (adk/wb4/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#ramadhan #SD dan SMP #disdikbud #libur