MALANG – Antusiasme guru KB dan TK Kota Malang untuk mengikuti Diklat Jurnalistik sangat tinggi.
Terbukti dengan jumlah peserta yang sudah hampir memenuhi kuota sampai kemarin (13/4). Total, hanya ada 10 kuota yang tersisa.
Acara digelar pada Kamis (24/4) ini merupakan agenda perdana untuk guru jenjang KB dan TK. Yang istimewa, ada dua pemateri profesional yang akan membagikan ilmunya kepada seluruh peserta. Pertama, Redaktur Senior Jawa Pos Radar Malang Mahmudan yang akan memberikan edukasi bagaimana membuat berita yang cepat dan akurat.
Selain itu, ada Direktur PT Cita Intrans Selaras Wawan Sulthon Fauzi MPd yang juga merupakan salah satu penulis buku terbaik di Kota Malang. Nantinya, seluruh peserta akan diarahkan untuk membuat Buku Antologi pertama karya guru SMP di Kota Malang.
Ada 14 sekolah negeri berpartisipasi dalam acara ini, dari 350 sekolah KB dan TK yang ada di Kota Malang. Diantaranya, Di antaranya, TK Dharma Wanita Persatuan 01 Dinoyo Malang, TK Muslimat NU 45, PAUD Omah Bocah Annaafi', TK Bustanul Atfal Aisyiyah 18, PAUD IT Insan Permata Malang, TK Anak Saleh , TK Dharma Bhakti Pertiwi , TK Muslimat NU 8, KB TK Eagle Kids, TK ABA 32 Malang, TK Muslimat NU 26, TK Islam Al Azhar 56 Malang, TK Laboratorium UM Malang, dan TK Muslimat NU 11.
“Banyak sekali prestasi dan informasi update yang ada di sekolah kami. Tapi, belum maksimal secara pemberitaan. Semoga dengan keikutsertaan saya di acara ini, bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat dan semangat siswa TK Al-Azhar 56 Malang untuk berprestasi lebih baik,” jelas Kepala TK Al-Azhar 56 Malang Tiyas Sulistiyaningsih, S.Pd., Gr.
Koordinator Diklat Jurnalistik Guru SMP/MTs se-Kota Malang Bachtiar Eko S berterima kasih untuk partisipasi seluruh sekolah untuk mensukseskan kegatan ini. “Semoga ke depan berita di social media sekolah bisa lebih hidup. Dan hasil karya buku dongeng yang sudah dibuat peserta bisa dijadikan pijakan untuk membuat buku secara mandiri,” tutupnya. (bes)