Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Siswi SMA Aisyiyah Boarding School Malang Lolos Masuk LIPIA, Dapat Full Beasiswa dari Arab Saudi

Kholid Amrullah • Senin, 2 Juni 2025 | 17:02 WIB
BERPRESTASI:  Kirana Annisa Sholichah merupakan lulusan pertama SMA ABSM yang lolos masuk LIPIA dengan mendapatkan beasiswa penuh.
BERPRESTASI: Kirana Annisa Sholichah merupakan lulusan pertama SMA ABSM yang lolos masuk LIPIA dengan mendapatkan beasiswa penuh.

MALANG – Lulusan SMA Aisyiyah Boading School Malang (ABSM) tidak hanya mampu menembus sejumlah kampus negeri di Indonesia, tetapi juga ada yang lolos seleksi di kampus Muhammad Bin Saud University Riyyadh-LIPIA (Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab) Jakarta. Kirana Annisa Sholichah merupakan lulusan pertama SMA ABSM yang lolos masuk LIPIA dengan mendapatkan beasiswa penuh.

Menurutnya, semua proses itu berawal dari keinginannya untuk kuliah di luar negeri, dan keinginan orang tua yang ingin dirinya menekuni ilmu diniyah (agama). Maka pilihannya adalah kampus di Arab Saudi. Namun karena semua kampus di bawah naungan Arab Saudi daftarnya di satu situs yang sama https://studyinsaudi.moe.gov.sa/, dan mensyaratkan pendaftar harus menyertakan ijazah sebagai syarat pendaftaran, maka Kirana belum bisa mendaftar karena ijazahnya belum keluar.

LOLOS SELEKSI:  Kirana Annisa Sholichah dinyatakan lulus  masuk LIPIA.
LOLOS SELEKSI: Kirana Annisa Sholichah dinyatakan lulus masuk LIPIA.

Sehingga kesempatan kuliah langsung di Saudi tahun ini belum tercapai. “Akhirnya mencoba untuk mendaftar di LIPIA Jakarta yang berada di bawah naungan Arab Saudi tapi kampusnya di Jakarta. Kenapa pilih LIPIA? Karena banyak ustad ustadah saya di pondok juga banyak dari lulusan LIPIA,” jelas dia. Selain itu, karena di LIPIA Jakarta semua mahasiswa yang diterima pasti mendapat beasiswa penuh dan uang saku Riyal Saudi tiap bulan dari Kementerian Arab Saudi.

“Awalnya saya ragu-ragu karena merasa minder dengan kemampuan Bahasa Arab yang nggak jago-jago banget, dan peminat yang mendaftar di jurusan yang saya ambil cukup banyak, yakni 4.000 pendaftar dari berbagai sekolah ataupun pondok pesantren,” ungkap putri dari pasangan Wasis Samsul Komar dan Yuli Purwanti tersebut.


Dia mengakui, untuk masuk LIPIA juga tidak mudah. Ada 4 tahap yang harus dilalui, yakni tahap seleksi berkas, tahap tes tulis, tahap tes wawancara, tahap final. Jika tidak lolos tahap pertama, maka tidak bisa melanjutkan ke tahap berikutnya. “Alhamdulillah tes tulis saya lolos dari 4.000 menyisakan 227 untuk dites wawancara oleh masyaikh dari Arab. Dan tanggal 28 Mei, Alhamdulillah saya lolos dan resmi menjadi mahasiswa I’dad Lughowi LIPIA Jakarta,” terang gadis asal Mojokerto ini.

Kirana mengaku bersyukur atas semua yang diberikan oleh Allah, selain itu juga berterima kasih kepada mama dan papanya, termasuk kepada ustad dan ustadah SMA ABSM yang selalu mendukung, dan mendoakan yang terbaik. “Semoga saya berhasil menyelesaikan I’dad Lughowi di LIPIA Jakarta dengan baik sehingga tahun depan bisa mendaftar dan melanjutkan studi di Saudi Arabia,” pungkasnya.(lid)

Editor : Kholid Amrullah
#lipia #SMA Aisyiyah Boarding School Malang #lipia jakarta #sma absm