Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Perkuat Literasi Rupiah lewat Guru

Aditya Novrian • Kamis, 19 Juni 2025 | 20:32 WIB
MELEK RUPIAH: Perwakilan KPw BI Malang menjelaskan terkait sejarah uang rupiah kepada para guru.
MELEK RUPIAH: Perwakilan KPw BI Malang menjelaskan terkait sejarah uang rupiah kepada para guru.

MALANG KOTA - Guru kini tak hanya dituntut cakap mengajar, tapi juga melek rupiah. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang menggandeng 168 guru se-Kota Malang untuk menjadi agen literasi keuangan di sekolah.

Mereka dilatih mengenal sejarah, merawat, hingga membedakan keaslian uang demi memperkuat ketahanan ekonomi sejak bangku pendidikan dasar.

Kegiatan bertajuk Cinta, Paham, dan Bangga Rupiah itu digelar kemarin dengan menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang.

Materi yang diajarkan meliputi sejarah uang rupiah, cara mengenali keaslian uang, sistem pembayaran non tunai, serta pencegahan kejahatan keuangan digital.

Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana menegaskan pentingnya literasi rupiah dimulai dari guru. ”Kalau gurunya paham, mereka bisa menularkan ke murid-murid. Itu lebih efektif,” kata pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.

Suwarjana juga menyebut bahwa materi tentang uang sebenarnya sudah ada dalam kurikulum, tetapi porsinya masih terbatas. Karena itu, pelatihan yang diberikan BI menjadi pelengkap agar siswa tidak hanya mengenal, tapi juga memahami fungsi dan cara menggunakan uang secara bijak.

Sementara itu, Kepala KPw BI Malang Febrina menjelaskan, pentingnya perawatan uang dengan prinsip 5J. Yakni jangan dilipat, jangan diremas, jangan distepler, jangan dibasahi, dan jangan dicoret.

”Kami juga ingin anak-anak paham cara membedakan uang palsu,” tegasnya. Dengan pemahaman yang baik sejak dini, BI berharap distribusi dan keberlangsungan rupiah di seluruh Indonesia termasuk daerah perbatasan bisa lebih terjaga. (aff/adn)

Editor : A. Nugroho
#bank #indonesia #guru #disdikbud #Literasi