MALANG - Sebanyak 30 siswa Buma School Kelas Industri Batch VII dari SMK Negeri 1 Singosari mengikuti pelatihan budaya kerja yang diselenggarakan oleh PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA). Pelatihan ini dipandu oleh Ahmad Laukhi, Specialist Organizational Culture & Change Management PT BUMA.
Dia memberikan materi mendalam mengenai nilai-nilai inti perusahaan dan bagaimana budaya kerja mempengaruhi profesionalisme di industri pertambangan.
Dalam pelatihan selama satu hari ini, para siswa dibekali pemahaman tentang pentingnya budaya kerja yang kuat sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter unggul dan etos kerja yang disiplin.
Ahmad menjelaskan bahwa perubahan mindset menjadi hal krusial untuk menghadapi tantangan di dunia kerja modern, khususnya dalam lingkungan pertambangan yang dinamis dan penuh risiko.
Materi yang diberikan mencakup penerapan nilai-nilai seperti integritas, keselamatan kerja, inovasi, dan kerja sama tim yang menjadi ciri khas PT BUMA.
Selain itu, siswa juga diberikan contoh konkret bagaimana budaya perusahaan diterapkan sehari-hari dan bagaimana sikap profesional dapat membawa dampak positif bagi karier serta perkembangan perusahaan.
Pelatihan ini tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga motivasi bagi siswa untuk menanamkan sikap kerja yang benar dan membangun mental tangguh.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para siswa Buma School Batch VII dapat lebih siap secara mental dan skill saat nanti memasuki dunia kerja, khususnya ketika mereka menjalani praktek kerja industri atau magang di PT BUMA maupun perusahaan sejenis.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara sekolah dan PT BUMA. Pelatihan seperti ini sangat penting untuk menyiapkan generasi muda yang tidak hanya kompeten secara teknis, tapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu beradaptasi dengan budaya kerja profesional,” ujar salah satu guru pembimbing dari SMK Negeri 1 Singosari.
Terima kasih kami sampaikan kepada PT Bukit Makmur Mandiri Utama atas dukungan dan dedikasinya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia berkualitas.
Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat besar bagi kemajuan pendidikan vokasi serta dunia industri di Indonesia.
Pelaksanaan acara tanggal 15 Mei 2025 “Uji Presentasi Laporan Tugas Akhir Project Based Learning Pembuatan Peta Topografi dan Peta Dasar Kawasan BBPPMPV BOE Malang” menjadi salah satu bentuk konkret dari keseriusan SMK Negeri 1 Singosari dalam memperkuat kualitas pendidikan berbasis proyek dan kerja nyata.
Dalam upaya mencetak generasi vokasi yang adaptif, SMK Negeri 1 Singosari aktif melibatkan dunia industri dalam setiap tahapan pembelajaran. Hal ini terlihat dari kehadiran tamu industri dari PT Dhiratama Cipta Persada, yaitu M. Nurul Anwar (Kasi Jalan), Agus Febrianto (Surveyor), dan M. Fajar S. (Surveyor), yang memberikan masukan langsung terhadap hasil kerja siswa.
Kegiatan ini diikuti oleh alumni kelas XII Teknik Geomatika sebagai peserta presentasi laporan tugas akhir, dan dihadiri pula oleh siswa kelas XI Teknik Geomatika sebagai bentuk pembelajaran dan referensi untuk proyek tugas akhir mereka di masa mendatang.
Para peserta mempresentasikan hasil pembuatan peta topografi dan peta dasar kawasan secara terstruktur dan profesional di depan penguji dari industri.
Pihak industri memberikan tanggapan konstruktif serta evaluasi yang sangat berguna untuk pengembangan kompetensi peserta didik.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar secara teori dan praktik, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga dalam mempresentasikan hasil kerja kepada mitra industri secara langsung.
Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan agar siswa SMK Negeri 1 Singosari semakin siap menghadapi dunia kerja dengan kompetensi yang sesuai dan daya saing tinggi.
Artikel ini ditulis oleh Wiwi Agustina, S.Pd, Guru SMKN 1 Singosari
Editor : A. Nugroho