Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

13 Siswa Inklusi SMPN 19 Surabaya Membaur Bersama tanpa Sekat

Aditya Novrian • Selasa, 15 Juli 2025 | 17:21 WIB
SALING RANGKUL: Siswa inklusi SMPN 19 Surabaya mengikuti MPLS dengan dibimbing anggota OSIS kemarin.
SALING RANGKUL: Siswa inklusi SMPN 19 Surabaya mengikuti MPLS dengan dibimbing anggota OSIS kemarin.

SURABAYA – Sebanyak 13 siswa inklusi turut menjadi bagian dalam masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di SMPN 19 Surabaya kemarin (14/7). Mereka disambut hangat oleh guru dan siswa OSIS, sama seperti ratusan siswa baru lainnya. Tak ada perlakuan berbeda, seluruh siswa kemudian diarahkan dalam gugus masing-masing untuk mengikuti ibadah, upacara, dan safari sekolah.

Kepala SMPN 19 Surabaya Sri Widowati menuturkan, pihak sekolah berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung, terutama bagi siswa dengan kebutuhan khusus. ”Sesuai tema MPLS tahun ini, Ramah, kami juga memberikan materi tentang anti perundungan,” terangnya.

Para siswa inklusi tersebut memiliki beragam kebutuhan. Seperti hambatan intelektual, hambatan bicara, atau pun kesulitan motorik halus. Meski begitu, para siswa saling berbaur dan tak memberi sekat. ”Alhamdulillah murid-murid care banget. Toleransi satu sama lain berjalan dengan baik. Terlebih kita juga ada program study buddies atau teman baik murid inklusi,” sambungnya.

Di sisi lain, seluruh guru juga sudah dibekali pelatihan agar mampu mengakomodasi kebutuhan belajar mereka, meski tanpa guru pendamping khusus (GPK). Yulia Primadini, guru bimbingan konseling sekolah tersebut menyampaikan, asesmen awal juga akan dilakukan untuk mengenali kondisi masing-masing siswa inklusi.

”Selain itu mereka tetap belajar bersama di kelas reguler agar bisa bersosialisasi. Itu sesuai penerapan prinsip sekolah ramah anak yang digagas Dispendik Surabaya,” jelasnya. (dho/ama/adn)

Editor : A. Nugroho
#smpn 19 surabaya #mpls #siswa #Inklusi