MALANG KOTA - Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kota Malang dan Batu semarakkan kegiatan penjahitan bendera merah putih serentak se-Jawa Timur pada 13 Agustus, kemarin.
Acara tersebut dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Di Kota Malang sendiri ada 4 sekolah yang ditunjuk sebagai penanggung jawab kegiatan. Keempatnya adalah SMKN 3, SMKN 5, SMKN 7, dan SMKN 1.
SMKN 5 Malang dipilih karena sebagai salah satu SMK Negeri terbaik yang memiliki jurusan tata busana dan peralatan terbaru yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan industri. Bersama SMKN 4, 6, 8, 9, 12, serta SMAN 7 dan 9, mereka ditarget untuk bisa menuntaskan bendera sepanjang 100 meter.
"Kegiatan ini merupakan langkah positif untuk pembentukan karakter dan cinta Tanah Air. Sekaligus mendidik generasi muda, menghormati perjuangan para pahlawan bangsa," ungkap Kepala SMKN 5 Malang Budi Purwanto SPd MM.
Kota Malang dan Batu sendiri mengirimkan bendera total 400 meter x 1,2 meter untuk mendukung pemecahan Rekor MURI bendera merah putih sepanjang 8.000 meter. Yang akan dikibarkan pada 17 Agustus bertepatan dengan upacara Hari Kemerdekaan di pusat Kota Surabaya.
SMKN 5 juga melakukan pembentukan karakter dan mendisiplinkan siswanya dengan cara humanis. Salah satunya dengan menyanyikan lagi Indonesia Raya setiap hari sebelum melaksanakan pembelajaran. Selain itu, guru juga ditanamkan nilai-nilai baik untuk menjadi teladan siswa dan refleksi diri di tanggal 17, tiap bulannya.
Dengan program tersebut memberikan efek positif pada meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025/2026. Dengan mencatatkan kenaikan jumlah siswa kelas X menjadi 670 anak.
Kepala Cabdindik Kota Malang - Kota Batu Dr Hj. Hastini Ratna Dewi MPd sangat berterima kasih untuk semua sekolah yang sudah mensukseskan program dari Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. "Semoga dengan kegiatan ini bisa meningkatkan nilai-nilai kebangsaan dan patriotisme di kalangan siswa," tutupnya. (bes)
Editor : A. Nugroho