MALANG KOTA - SMK Telkom Malang berhasil meraih Gold Medal dalam ajang National Standardization Agency of Indonesia, pada Jumat (15/8).
SMK Telkom Malang terus menciptakan rekor prestasi. Diwakili oleh, Jean Richnerd Rantabaratrahjaga, Shabri Sebastian Siregar, dan Syafakarim Akbar, serta didampingi Guru Pembina Lomba Ina Indra Rustika SPd. Perwakilan Kota Malang ini, berhasil meraih Juara 1 atau Gold Medal dalam Kompetisi Badan Standardisasi Nasional (BSN) 2025. Dan berkesempatan untuk bertanding di The 20th International Standards Olympiad, Korea Selatan.
The International Standards Olympiad sendiri adalah kompetisi untuk mengenalkan sistem standardisasi dalam kehidupan. Serta, meningkatkan ketertarikan terhadap pentingnya standardisasi dalam sebuah karya atau produk. Dengan kegiatan ini diharapkan, generasi muda tidak hanya bisa menghasilkan karya inovasi, tapi juga mampu menyusunan standard yang tepat.
"Dengan kegiatan Internasional ini. Siswa kami bisa mengenal lebih luas perkembangan ilmu pengetahuan dan memotivasi siswa lain untuk belajar lebih gigih, agar dapat bersaing dengan karya inovatif yang lain," ujar Ina Indra Rustika SPd.
Seleksi awal dilakukan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) di level Nasional. Kemudian, 10 karya standar terbaik memiliki kesempatan untuk presentasi di final dan melalui proses tanya jawab dengan juri yang terdiri dari dosen dan staff BSN.
Setelah berhasil menjadi Juara 1, tahap selanjutnya adalah mewakili Indonesia ke Korea Selatan. Dalam even, "The 20th International Standards Olympiad" yang diselenggarakan oleh Korean Agency for Technology and Standards (KATS).
Kompetisi dilaksanakan pada 11-15 Agustus. Peserta tidak hanya dari jenjang SMK atau Vocational High School, tapi juga dari Universitas terbaik di Asia.
Para pemenang mendapatkan hadiah yang diberikan berupa uang pembinaan dalam kurs US dolar, merchandise, dan sertifikat. Selain itu, berkesempatan untuk melaporkan hasil kegiatan lomba kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kota Seoul, Korea Selatan.
"Bangga bisa mewakili SMK Telkom Malang dan Indonesia diajang Internasional. Dengan prestasi ini, bisa menjadi pengalaman dan motivasi kami untuk terus berprestasi," ujar Jean Richnerd Rantabaratrahjaga.
SMK Telkom Malang sangat mendukung perkembangan peserta didik dengan membuka peluang mengikuti kompetisi di dalam maupun diluar negeri. Program ini, dibuktikan dengan pemberian dispensasi khusus untuk persiapan lomba kepada siswa dan guru pembimbing lomba yang akan berkompetisi. Selain itu, sekolah juga membuka peluang bagi siswa yang ingin berkompetisi melalui ekstrakurikuler dan program pelatihan One Student One Achievement (OSOA).
Kepala SMK Telkom Malang Rahmat Dwi Djatmiko SKom, sangat bangga atas prestasi anak didiknya. "Mengusung semangat Kemerdekaan 17 Agustus dan visi Kebinekaan Global. Kami bisa mengharumkan nama Indonesia di ajang Internasional. Semoga prestasi ini menjadi awal yang baik, untuk prestasi Internasional selanjutnya," tutupnya. (bes)
Editor : A. Nugroho