Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

SMAN 8 Kota Malang Terpaksa Upacara di Jalan Raya, Imbas Tak Punya Lapangan Outdoor

Mahmudan • Senin, 18 Agustus 2025 | 17:05 WIB
KETERBATASAN LAHAN: Ratusan siswa SMAN 8 Kota Malang mengikuti upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Jalan Veteran kemarin.
KETERBATASAN LAHAN: Ratusan siswa SMAN 8 Kota Malang mengikuti upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Jalan Veteran kemarin.

MALANG KOTA – Di Hari Kemerdekaan ke-80 RI kemarin (17/8), SMAN 8 Kota Malang terpaksa menggelar upacara di jalan raya. Ruas Jalan Veteran yang biasanya dilintasi kendaraan tersebut di-blokade, sehingga arus lalu lintas terhambat.

Penggunaan jalan raya untuk upacara merupakan imbas pengambilalihan lapangan outdoor oleh Universitas Negeri Malang (UM). Lahan tersebut merupakan aset UM yang dipinjam SMAN 8 sejak 1973 lalu. Kala itu SMAN 8 baru didirikan dan statusnya sebagai Proyek Perintis Sekolah Pembangunan (PSPP) IKIP Malang (kini menjadi UM).

Informasinya, masa pinjam pakai berakhir pada 27 Februari 2026, namun UM juga membutuhkan asetnya, sehingga Mei lalu diambil alih. Sebelumnya, lapangan outdoor tersebut sering dipakai SMAN 8 Malang untuk menggelar kegiatan yang dihadiri lebih banyak siswa.

Kronologi pengambilalihan lapangan SMAN 8.
Kronologi pengambilalihan lapangan SMAN 8.

Pantauan Jawa Pos Radar Malang kemarin, ratusan siswa SMAN 8 Kota Malang berbaris memenuhi ruas jalan veteran. Lokasinya tepat di depan sekolah. Sedangkan di sisi timur dan barat dipasangi water barrier dan dijaga petugas. Penutupan jalan berlangsung selama upacara, yakni pukul 06.00 hingga 08.00.

Kendaraan dari arah Jalan Bandung yang ke barat menuju simpang empat Jalan Veteran harus putar balik di U-turn area Taman Makam Pahlawan (TMP) Suropati. Namun untuk kendaraan dari arah barat tetap bisa melintas, lantaran penutupan hanya di sisi selatan median, yakni jalur Jalan Bandung-Jalan Veteran. Sebaliknya, jalur Jalan Veteran-Jalan Bandung tetap bisa dilintasi kendaraan seperti biasa.

Kepala SMAN 8 Kota Malang Nuraeni memaparkan, ada 950 siswa yang ikut upacara kemarin. Ditambah sekitar 100 guru dan tenaga kependidikan yang ikut. Selain itu, beberapa alumni turut hadir memeriahkan upacara. “Jadi sangat tidak memungkinkan memakai lapangan indoor di sekolah, karena kapasitasnya tidak sampai 500 orang,” ujar Nuraeni ditemui di sekolahnya kemarin.

Menurutnya, upacara 17 Agustus merupakan momen sakral dan semua warga negara berhak merayakan. Melihat antusias siswa dari tahun ke tahun, Nuraeni memutuskan mengajukan izin penutupan Jalan Veteran ke sejumlah instansi. Mulai dinas perhubungan hingga Satlantas Polresta Kota Malang. Akhirnya Nuraeni mendapat izin dengan syarat hanya menutup jalan selama dua jam.

Awalnya Nuraeni mendapat tawaran untuk memanfaatkan lapangan milik Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang dan Batu Provinsi Jatim. Namun Nuraeni menilai tidak memungkinkan memindah ribuan murid dan guru, apalagi jauh dari wilayahnya. Untuk itu dia meminta waktu dua jam saja memakai Jalan Veteran.(aff/dan)

Editor : A. Nugroho
#Universitas Negeri Malang (UM) #lapangan #SMAN 8 #Kota Malang #upacara