MALANG KOTA - Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Malang (UM) dibuka kemarin (17/8). Sebanyak 12.974 mahasiswa baru (maba) dengan khidmat mengikuti upacara di Stadion Cakrawala. Jumlahnya meningkat dibanding tahun 2024 lalu.
Pembukaan PKKMB diawali dengan pelepasan anak panah oleh Rektor UM dan jajarannya. Disusul penampilan tari dan mobil Semeru Team buatan mahasiswa UM. Berlanjut atraksi papermob yang membentuk logo UM hingga maskot UM bernama Cakra.
Tahun ini, kuota maba UM meningkat kisaran seribu kursi. Peningkatan kuota itu tidak lepas dari bertambahnya program studi (prodi) baru di UM. Total ada tujuh prodi masing-masing dari Fakultas Vokasi, Fakultas Ilmu Sosial, dan Fakultas Teknik yang membuka kuota untuk maba tahun ini.
Tema yang diusung dalam PKKMB ini adalah UM Sehat, Bergerak, dan Berdampak. Rektor UM Prof Hariyono M Pd menjelaskan tema itu selaras dengan peran UM saat ini. Sekaligus menjadi kompas moral dan strategi besar untuk langkah UM ke depannya.
“UM Sehat merujuk pada kesiapan fisik dan mental civitas akademika, Bergerak sebagai wujud integritas, dan Berdampak untuk kampus, bangsa, dan dunia,” papar Hariyono.
Hariyono berharap maba bisa memiliki pemikiran yang kritis. Tanpa mengabaikan nilai-nilai moral, agama, maupun Pancasila.
Dari tahun ke tahun, UM selalu membuka PKKMB bertepatan dengan peringatan hari Kemerdekaan, 17 Agustus.
Menurut Hariyono hal ini mengingat di era kolonial dulu tidak semua anak bangsa diberi kesempatan untuk belajar. “Dengan proklamasi, kita akhirnya merdeka dan mampu membangun kecerdasan baru,” papar dosen Fakultas Ilmu Sosial itu.
Semangat itulah, lanjut Hariyono, yang dibawanya untuk maba. Terutama kecerdasan melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan UM Dr Heny Kusdiyanti S Pd M M mengatakan semua maba yang diterima di UM hadir di Stadion Cakrawala, kecuali enam maba yang izin karena alasan kesehatan. ”Maba yang hadir menunjukkan semangat dan mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir,” tandasnya. (aff)
Editor : A. Nugroho