Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Alumni SMK PGRI 3 Malang Sukses Raih Medali di ASEAN Worldskill 2025 Filipina

A. Nugroho • Kamis, 4 September 2025 | 21:28 WIB
Alumni SMK PGRI 3 Malang Sukses Raih Medali di ASEAN Worldskill 2025 Filipina.
Alumni SMK PGRI 3 Malang Sukses Raih Medali di ASEAN Worldskill 2025 Filipina.

MALANG KOTA – Capaian prestasi kembali diukir oleh SMK PGRI 3 Malang. Kali ini, alumni mereka berhasil menorehkan prestasi internasional. Dua wakilnya, Edsel Parama Mustapa dan Risca Revan Suasmara, berhasil meraih medali emas dan perunggu di ajang ASEAN Worldskill 2025 yang digelar di Manila, Filipina.

Edsel meraih medali emas pada bidang IT Software Solution for Business. Sementara Risca tampil membututi Edsel, meraih perunggu. Prestasi itu mereka peroleh setelah setelah melewati persaingan ketat dengan peserta dari berbagai daerah hingga negara ASEAN. Saat seleksi daerah mereka masih tercatat sebagai siswa SMK PGRI 3 Malang.

Kepala SMK PGRI 3 Malang, Moch. Lukman Hakim, S.T., M.M., menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini. “Prestasi ini bukan hanya kemenangan untuk SKARIGA, tetapi juga persembahan bagi Jawa Timur dan Indonesia. Anak-anak kami membuktikan bahwa lulusan SMK mampu bersaing di level internasional,” tegasnya.

Lukman berharap prestasi ini tidak membuat mereka cepat puas. Justru ini adalah awal untuk melangkah lebih jauh. Dia berpesan agar mereka tetap rendah hati, terus mengasah kemampuan, dan berani mengeksplorasi hal-hal baru. Menurutnya prestasi bukan hanya tentang piala atau medali, tetapi tentang proses belajar yang menjadikan mereka pribadi tangguh, kreatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.

Dia menambakan, agar mereka bisa menularkan ini kepada teman-temannya. “Menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas, menjadi mentor kecil di lingkungan sekolah, agar budaya belajar dan berprestasi terus tumbuh. keberhasilan itu tidak datang tiba-tiba, tetapi lahir dari mimpi yang besar, usaha yang sungguh-sungguh, serta doa orang tua dan guru yang selalu mendukung,” ujarnya.

Edsel Parama Mustapa menceritakan kunci keberhasilannya dalam meraih emas. “Sebelum ke Filipina saya ikut training center di Binus selama empat bulan. Tantangan terberat itu manajemen waktu dan kondisi lomba yang ramai, sampai harus pakai ear plug biar fokus. Harapannya setelah ini bisa lanjut berprestasi di level Asia,” ujarnya.

Sementara itu, Risca Revan Suasmara mengaku perjuangan menuju podium penuh tantangan. “Tekanannya luar biasa. Dari pagi sampai sore lomba, malamnya tetap latihan di hotel. Alhamdulillah bisa mengatasi gugup dan meraih perunggu. Harapannya, prestasi ini jadi motivasi agar generasi berikutnya bisa lebih baik lagi,” ungkapnya.

Tahapan selanjutnya mereka akan menghadapi WORLDSKILL ASIA 2026 di China. Para peserta perlu latihan lebih mendalam sesuai standar internasional. Serta butuh pendampingan khusus dalam penguasaan bahasa Inggris, mental kompetisi, dan skill teknis sesuai standar WorldSkills dan berkolaborasi dengan industri dan perguruan tinggi.

Dengan raihan emas dan perunggu ini, SMK PGRI 3 Malang semakin menegaskan diri sebagai sekolah kejuruan unggulan yang mampu melahirkan generasi muda berdaya saing global. SKARIGA tidak hanya mengharumkan nama Malang, tetapi juga membawa kebanggaan bagi Indonesia di kancah internasional.

Editor : A. Nugroho
#Internasional #WorldSkills #ASEAN #SMK PGRI 3 Malang #prestasi #2025