Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Universitas Negeri Malang Gelontorkan Rp 65 Miliar untuk Danai 1.200 Riset

Aditya Novrian • Selasa, 16 September 2025 | 17:08 WIB
LASKAR DEWANTARA MUDA: Mahasiswa baru Universitas Negeri Malang (UM) mengikuti kegiatan PKKMB bulan lalu.
LASKAR DEWANTARA MUDA: Mahasiswa baru Universitas Negeri Malang (UM) mengikuti kegiatan PKKMB bulan lalu.

MALANG KOTA – Universitas Negeri Malang (UM) jor-joran dalam mendukung riset meski sedang gencar melakukan efisiensi anggaran. Tahun ini, kampus berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) itu mengalokasikan Rp 65 miliar khusus untuk dana penelitian. Jumlah tersebut digunakan mendanai sekitar 1.200 judul penelitian internal maupun kolaborasi.

Wakil Rektor II UM Prof Dr Puji Handayati SE Ak MM CA CMA menegaskan, dana sebesar itu diambil dari sumber keuangan internal kampus. Mulai hasil penyewaan aset hingga penghematan perjalanan dinas. ”Kalau sudah PTN Badan Hukum tentu tuntutan publikasinya meningkat. Karena itu dana penelitian tidak bisa diganggu gugat,” ujarnya.

Dari Rp 65 miliar tersebut, sekitar Rp 45 miliar disalurkan untuk penelitian internal dosen dan mahasiswa UM. Sisanya, Rp 20 miliar dialokasikan untuk penelitian bersama perguruan tinggi lain serta Rp 5 miliar mendukung penyelenggaraan konferensi internasional.

Puji mengakui, tidak semua proposal penelitian bisa lolos pendanaan. UM hanya menyaring proposal yang berpotensi terbit di jurnal terakreditasi. Selain itu, topiknya juga wajib relevan dengan isu terkini. ”Kalau penelitian begitu, yang paling mahal memang di biaya publikasinya,” terang guru besar akuntansi dan kewirausahaan tersebut.

Seleksi proposal dilakukan ketat sejak awal tahun. Pengajuan dibuka Januari–Februari, lalu hasilnya diumumkan pada Maret. Setelah itu, setiap penelitian mendapat pengawasan ketat dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UM. Mulai progres riset hingga akuntabilitas penggunaan dana, semuanya dimonitor secara berkala.

Tidak hanya dosen, mahasiswa juga dilibatkan dalam setiap penelitian. ”Jumlah publikasi jurnal sangat memengaruhi indikator pemeringkatan kampus. Begitu juga dengan konferensi internasional, penting untuk mendukung UM menuju World Class University (WCU),” tegas Puji. (aff/adn)

Editor : A. Nugroho
#Universitas Negeri Malang (UM) #LP2M #PTN BH #rektor