MALANG KOTA – Diklat Jurnalistik Guru SD di Kecamatan Kedungkandang akan segera digelar. Ada yang spesial dalam tahun ketiga pelaksanaan diklat yang merupakan kerja sama Jawa Pos Radar Malang dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang ini.
Mereka yang jadi peserta akan dibuatkan buku antologi bersama guru SD yang jadi yang jadi peserta diklat se-Kota Malang.
Sampai kemarin (18/9), ada 11 sekolah yang sudah mendaftar. Di antaranya, SDN Lesanpuro 1, SDN Lesanpuro 2, SDN Lesanpuro 3, SDN Lesanpuro 4, SDN Bumiayu 1, SDN Kedungkandang 1, dan SDN Kedungkandang 2.
Lalu, ada SDN Cemorokandang 2, SDN Cemorokandang 4, SDN Madyopuro 1, SDN Madyopuro 2, SDN Madyopuro 4, SDN Madyopuro 5, SDN Sawojajar 5 dan SDN Buring.
Selain itu, ada dua SD swasta yakni SDI Sabilil Muhtadiin, SDI Terpadu Mutiara Hati, SDK Brawijaya 03, dan SDI Al-Azhar 56.
Dua pemateri profesional juga sudah siap. Keduanya adalah Direktur PT. Cita Intrans Selaras Wawan Sulthon Fauzi MPd dan Redaktur Senior Jawa Pos Radar Malang Mahmuda. Wawan merupakan salah satu penulis buku terbaik di Kota Malang.
Sementara dengan pengalamannya, Mahmudan atau redaktur yang akrab disapa Pak Dadan ini akan memberikan materi dan wawasan tentang cara membuat berita yang cepat dan akurat.
Hanya dengan berkontribusi Rp 400 ribu, seluruh peserta akan mendapatkan fasilitas lengkap. Mulai dari makan, snack, hingga sertifikat 32 JP. Selain itu, semua peserta dipastikan akan membuat dan menerbitkan buku antologi karya guru SD se-Kota Malang.
Untuk sekolah yang belum mendaftar bisa langsung mengisi link berikut: https://bit.ly/diklatKedungkandang2025 atau mengubungi Arun di nomor 0858-9546-6552. (bes)
Editor : A. Nugroho