MALANG KOTA – Kabar baik datang bagi para guru pendidikan anak usia dini (PAUD) dan sekolah dasar (SD) di Kota Malang. Sebanyak 64 guru terjaring program beasiswa sarjana (S1/D4) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Program pemenuhan kualifikasi akademik ini berlaku secara nasional dengan target 12.500 guru TK dan SD. Untuk Malang, mayoritas penerima berasal dari jenjang TK yakni 59 orang. Sedangkan guru SD ada lima orang. Untuk guru TK, mereka dibagi menjadi dua tahap (selengkapnya baca grafis).
”Mereka kini resmi tercatat sebagai mahasiswa Beasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Universitas PGRI Kanjuruhan,” terang Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Ganis Indajani kemarin.
Melalui RPL, pengalaman mengajar yang dimiliki para guru diakui sebagai bagian dari proses perkuliahan. Dengan begitu, beban satuan kredit semester (SKS) bisa berkurang. ”Kuliah juga banyak dilakukan secara daring, sehingga guru tetap bisa mengajar tanpa terganggu,” lanjut Ganis.
Setiap penerima beasiswa memperoleh Rp 3 juta per semester. Dana itu dibayarkan langsung untuk uang kuliah tunggal (UKT) hingga lulus. Kendati begitu, Ganis belum bisa merinci sekolah asal para penerima. ”Sistem pengajuannya langsung ke pusat, jadi datanya ditarik dari Dapodik,” tambah pejabat eselon III B Pemkot Malang itu.
Secara nasional, masih ada sekitar 233 ribu guru yang belum memenuhi kualifikasi S1/D4. Namun di Kota Malang, Ganis optimistis 95 persen guru sudah sarjana.
Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana berharap program ini bisa melecut motivasi para guru. ”Harapannya, pemerataan kualifikasi ini benar-benar meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah-sekolah Kota Malang,” pungkasnya. (aff/adn)
Editor : A. Nugroho