MALANG KOTA – Sebanyak 25 guru dari SD di Kecamatan Kedungkandang antusias mengikuti Diklat Jurnalistik yang digelar di kantor Jawa Pos Radar Malang, kemarin (2/10). Kegiatan tersebut, merupakan kolaborasi tahun ketiga antara Jawa Pos Radar Malang dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang.
Diklat dibuka dengan pemaparan dari Direktur PT Cita Intrans Selaras Wawan Sulthon Fauzi MPd. Pria yang sudah menerbitkan 5 buku itu senang melihat semangat para peserta membuat buku antologi. ”Meskipun belum ada pengalaman membuat buku, tapi ini adalah bukti, guru menjadi contoh teladan penguatan literasi di sekolah,” ujarnya.
Materi kedua disampaikan Redaktur Senior Jawa Pos Radar Malang Mahmudan. Dia menjelaskan, cara menyusun berita. Peserta diminta membuat tulisan bertema, masalah di sekolahku. Penulis terbaik saat diklat, mendapatkan hadiah exclusive dari Jawa Pos Radar Malang.
Acara ini merupakan bagian dari gerakan One Teacher One Book (OTOB) yang dicanangkan Disdikbud Kota Malang. Seluruh karya peserta diklat akan diterbitkan dalam buku antologi. Buku tersebut dijadwalkan launching serentak pada November. Bersama buku antologi lain dari guru TK, SD di 5 Kecamatan dan Kepala SMP Negeri se-Kota Malang.
Ketua K3S Kecamatan Kedungkandang Drs Heri Sunardi MM mengapresiasi semangat peserta. ”Kami selalu meningkatkan potensi guru-guru kami terutama di bidang literasi. Harapannya, karya buku yang dibuat menginspirasi siswa untuk gemar membaca dan menulis,” tutupnya. (bes/gp)
Editor : A. Nugroho