MALANG KOTA - Belajar manajemen perusahaan daerah tak cukup dari teori. Mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) mendapat kesempatan mendengar langsung pengalaman dari Direktur Utama (Dirut) Perumda Tugu Tirta Kota Malang Priyo Sudibyo kemarin.
Mereka saling berdiskusi dalam forum Kajian Produktif dan Inovatif (Kaprodi) yang digagas Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Unisma. Dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar B7, pria yang akrab disapa Bogank itu memaparkan materi bertajuk Seni Manajemen Perumda: Antara Profit untuk PAD dan Layanan untuk Masyarakat.
Ia menjelaskan, perusahaan berbasis pelayanan publik memiliki tantangan berbeda dengan perusahaan komersial. ”Setiap langkah bisnis harus berpihak pada masyarakat. Kami tak bisa menaikkan harga seenaknya,” ujar Bogank.
Salah satu inovasi yang ia perkenalkan adalah Tania, layanan digital berbasis kecerdasan buatan yang menangani keluhan pelanggan selama 24 jam. Menurutnya, inovasi dan kedekatan dengan pelanggan menjadi kunci menjaga keberlanjutan layanan air bersih di Kota Malang.
Forum Kaprodi merupakan wadah baru yang digagas oleh Centre of Studies on Strategic Policy (CSSP) Unisma. Kegiatan itu dipimpin dosen FIA Unisma Kurniawan Muhammad yang berharap mahasiswa bisa belajar langsung dari praktisi.
’Teori di kelas penting, tapi harus dilengkapi pengalaman nyata di lapangan,” ujarnya.
Melalui forum tersebut, mahasiswa tak hanya belajar soal angka dan strategi. Tetapi juga memahami nilai integritas serta empati dalam pelayanan publik. (aff/adn)
Editor : A. Nugroho