Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Di UMM, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Wacanakan Pemangkasan BUMN

Mahmudan • Jumat, 24 Oktober 2025 | 18:39 WIB
STIMULUS EKONOMI: Wakil Ketua Dewas Danantara Muliaman Darmansyah Hadad memberikan kuliah tamu di Universitas Muhammadiyah Malang kemarin (23/10).
STIMULUS EKONOMI: Wakil Ketua Dewas Danantara Muliaman Darmansyah Hadad memberikan kuliah tamu di Universitas Muhammadiyah Malang kemarin (23/10).

MALANG KOTA - Tahun ini, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia fokus mengumpulkan aset negara. Aset yang terbengkalai atau tak terpakai bakal dikomersialkan. Tujuannya untuk stimulus percepatan perkembangan perekonomian nasional.

Strategi itu diungkap oleh Wakil Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Danantara Muliaman Darmansyah Hadad. Dalam kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kemarin (23/10), Muliaman mengungkap ada 1.068 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia. Itu termasuk anak, cucu, hingga cicit perusahaan. “Namun sayangnya hanya delapan perusahaan yang benar-benar menghasilkan dividen bagi negara,” ujar Muliaman.

Padahal, dia melanjutkan, sumber dana itu penting agar perbaikan ekonomi nasional bisa optimal. Sehingga tidak membebani anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Jika perbaikan ekonomi hanya mengandalkan stimulus APBN, dia khawatir hasilnya tidak maksimal, yakni 4-5 persen saja.

Oleh karena itu, salah satu fokus Danantara tahun ini adalah melakukan restrukturisasi BUMN. Sehingga produktivitas mereka di dalam pengelolaan harian bisa lebih menguntungkan, profitable, produktif, dan lebih kompetitif.

Ketika ribuan BUMN itu sudah optimal, dia yakin mampu mengerek perekonomian nasional. Untuk itu tidak menutup kemungkinan akan ada pemangkasan hingga menyisakan 200 perusahaan yang lebih efisien dan produktif. Sebab pihaknya harus memastikan dividen yang dihasilkan dapat kembali diinvestasikan ke proyek-proyek strategis nasional. “Misalnya ketika aset BUMN sudah optimal, hasilnya bisa dialokasikan untuk pendidikan juga,” lanjutnya.

Di lain pihak, Rektor UMM Prof Dr Nazaruddin Malik M Si mendukung Danantara menstimulasi sektor pendidikan. Bentuknya bisa melalui Danantara Akademi. “Realisasinya kurang lebih sama dengan korporasi seperti Sampoerna Foundation, bisa mengirim anak terbaik bangsa untuk belajar ke luar negeri maupun dalam negeri dengan beasiswa,” pungkasnya.(aff/dan)

 

Editor : A. Nugroho
#APBN #Danantara #dewas #BUMN