MALANG — MA Almaarif Singosari terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan budaya literasi. Hal itu diwujudkan melalui pelaksanaan Diklat Jurnalistik bekerja sama dengan Journalist Goes To School Jawa Pos Radar Malang, Senin (8/12). Kegiatan ini diikuti para anggota Himpunan Siswa Penulis (HSP).
Dalam diklat tersebut, peserta mendapatkan materi dasar jurnalistik, teknik reportase, dan praktik penulisan berita. Lewat pelatihan ini, kemampuan siswa dalam mengolah informasi dan melakukan peliputan semakin terasah.
Selain memperkuat keterampilan literasi siswa, MA Almaarif Singosari juga menorehkan prestasi nasional. Tahun ini, madrasah meraih penghargaan Green School kategori Library. Penilaian dilakukan pada Agustus lalu dan diumumkan melalui laman resmi madrasah.
Prestasi tersebut tidak terlepas dari sistem kerja kolektif-kolegial yang diterapkan seluruh elemen madrasah. Pimpinan, guru, dan siswa terlibat aktif melalui berbagai program strategis. Salah satunya adalah Rapat Kerja (RAKER) yang disusun dalam rencana jangka pendek, menengah, dan panjang sebagai acuan pengembangan madrasah.
Kepala MA Almaarif Singosari, Khoirul Anam SPd MM, menegaskan bahwa penguatan karakter menjadi prioritas utama di era digital. “Orang pintar itu mudah dicari. Tapi, orang dengan karakter baik semakin sulit ditemukan,” ujarnya. Karena itu, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara literasi, karakter, dan kecakapan berpikir kritis.
Untuk menjaga konsistensi prestasi, madrasah juga menanamkan kedisiplinan kepada seluruh warga madrasah. Khoirul Anam mengutip pepatah Jawa “sak dheg sak nyek sak eko proyok”—satu langkah, satu tujuan. Nilai ini terus dijaga agar MA Almaarif Singosari semakin siap menjadi madrasah berprestasi dan berdaya saing.
Penulis:
Muhammad Rafi Fachruddin (XI.1)
Atar Al Birqi (XI.2)
Ainun Naim (X.5)
Ade Junior (X.3)
Keyvin Auliya Herlambang (XII.1)
Kal El Giri Ahad Muqaddas Lillah (X.1)
Editor : A. Nugroho