Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Peringatan Satu Tahun Berdirinya SMA Taruna Nusantara

Bayu Mulya Putra • Selasa, 16 Desember 2025 | 17:32 WIB
HARI BERSEJARAH: Rektor UM Prof Dr Hariyono MPd (depan) menjadi pemateri dalam peringatan satu tahun SMA Taruna Nusantara, kemarin.
HARI BERSEJARAH: Rektor UM Prof Dr Hariyono MPd (depan) menjadi pemateri dalam peringatan satu tahun SMA Taruna Nusantara, kemarin.

Gandeng Tiga Rektor, Tekankan Pentingnya Karakter

PAGAK - Sudah satu tahun SMA Taruna Nusantara kampus Malang beroperasi. Untuk memperingati itu, sekolah semi-militer tersebut mengadakan sarasehan pendidikan dengan mengundang tiga rektor. Tujuannya untuk mempersiapkan generasi yang berkarakter untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ketiga pimpinan kampus yang hadir yakni Rektor Institut ASIA Malang Risa Santoso BA MEd, Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Widodo SSi MSi PhD MedSc, dan Rektor Universitas Negeri Malang (UM) Prof Dr Hariyono MPd. Acara yang diadakan di Gedung L.B. Moerdani itu juga mengundang tokoh penting lainnya.

Seperti Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai. Dalam acara yang berlangsung pukul 09.45 tersebut, Risa menjadi moderator sarasehan dengan tema ’Karakter atau Akademik: Mempersiapkan Generasi Emas, Menyongsong Indonesia Emas 2045’ tersebut.

Sementara dua rektor lain dan Kadisdik Jatim menjadi pemateri acara yang dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pendidikan Se-Malang Raya, sekolah SMA, dan MKKS se-Jawa Timur. Kepala SMA Taruna Nusantara Mayjen TNI Mahbub Junaedi berharap sarasehan tersebut memberikan semangat baru untuk pembinaan karakter dan prestasi.

Dia menyebut, karakter generasi muda yang disiplin dan dididik layaknya militer seperti rela berkorban serta cinta tanah air tidak cukup pada masa sekarang. ”Dimulai dari berpikir kritis, kreatif, komunikasi, kolaborasi, dan bahkan pada saatnya nanti harus dimasukkan computational thinking,” ujar dia.

Sementara itu, Kadisdik Jatim Aries Agung Paewai menekankan pentingnya daerah menyinambungkan kebijakan dengan pusat. Itu sejalan dengan program Jatim Cerdas yang dicanangkan Pemprov Jatim.

”Di sinilah yang kita kuatkan bagaimana Provinsi Jatim menyiapkan sendi-sendi pendidikan mulai dari karakter sampai akademisnya. SMA Taruna Nusantara menjadi penguatan kita bersama agar anak-anak didik kita siap menghadapi kompetisi global yang luar biasa,” kata Aries.

Pria yang pernah menjabat sebagai Plt Wali Kota Batu tersebut menambahkan, kecerdasan akademik dan karakter tidak bisa dipisahkan. ”Ini tanggung jawab bagi kita semua tanpa melihat di sekolah mana anak itu. Kecerdasan tanpa moralitas adalah bencana, begitu juga moralitas tanpa kompetensi bisa jadi kelemahan untuk anak-anak kita dalam bersaing di dunia global,” ujar Aries. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#OPD #um #UB #Kabupaten Malang