Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kampus Negeri di Kota Malang Bersiap Tambah Kuota, Segera Tetapkan Jumlah Mahasiswa Baru yang Diterima di Tiga Jalur

Bayu Mulya Putra • Rabu, 7 Januari 2026 | 09:00 WIB
Universitas Brawijaya
Universitas Brawijaya

MALANG KOTA - Kampus-kampus negeri di Kota Malang mulai bersiap membuka penerimaan mahasiswa baru (maba). Kuota untuk setiap jalur mulai dirumuskan. Seperti dilakukan Universitas Brawijaya (UB) dan Politeknik Negeri Malang (Polinema).

Sekretaris Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik (DALA) UB Arif Hidayat mengatakan, kuota total yang dibuka pada tahun ini hampir sama dengan 2025 lalu. ”Antara 17 ribu sampai 18 ribu mahasiswa baru,” sebut dia, kemarin (6/1). Dia melanjutkan, acuan persentase kuota untuk seleksi dua jalur utama masih sama.

Yakni 20 persen untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan 30 persen untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Sebagai contoh, dengan persentase 20 persen untuk SNBP, ada sekitar 3.000-an mahasiswa yang bisa diterima. ”Untuk daya tampung lengkapnya masih kami konfirmasi ke fakultas-fakultas,” tambah Arif.

Politeknik Negeri Malang
Politeknik Negeri Malang

Pihaknya menarget pada 9 Januari mendatang, seluruh data dari fakultas bisa terkumpul. Selanjutnya bakal dilakukan sidang pleno untuk penetapan daya tampung untuk setiap jalur. Seperti banyak diketahui, selain SNBP dan SNBT, ada jalur lain yang bisa dibuka kampus negeri. Yakni jalur mandiri.

Persentase kuota jalur mandiri selalu lebih besar dibanding dua jalur utama. Khusus untuk kampus yang berstatus sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), bisa membuka kuota sampai 50 persen. Dilihat dari tren dalam dua tahun terakhir, kuota maba jalur SNBP dan SNBT di kampus negeri juga selalu bertambah.

Di tempat lain, Wakil Direktur I Polinema Prof Ratih Indri Hapsari ST MT PhD menyebut bahwa dalam penetapan daya tampung, pihaknya mengacu pada ketentuan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI.

Daya Tampung SNBP-SNBT di 4 Kampus Negeri
Daya Tampung SNBP-SNBT di 4 Kampus Negeri

Untuk jalur SNBP, persentase yang ditetapkan minimal 20 persen. ”Kemudian jalur SNBT ada dua ketentuan. Kalau yang termasuk PTNBH minimal 30 persen dan non-PTNBH minimal 40 persen,” sebut Ratih.

Saat ini Polinema masih berstatus sebagai PTN Badan Layanan Umum (BLU). Maka kuota minimalnya harus 40 persen. Dengan ketentuan dari Kemdiktisaintek, pada 2026 ini pihaknya membuka kuota sebanyak 1.600 mahasiswa untuk jalur SNBP. Itu setara 32 persen dari total daya tampung. Kemudian jalur SNBT sebanyak 1.996 mahasiswa atau 41 persen.

Menurut Ratih, dibanding tahun 2025, jumlah kuota yang dibuka tahun 2026 lebih banyak. Tahun lalu, pihaknya membuka kuota untuk 1.500 mahasiswa pada jalur SNBP. Serta, 1.800 mahasiswa untuk jalur SNBT. ”Dari seluruh jalur yang dibuka pada 2025, yang diterima sebanyak 4.362 mahasiswa. Lalu sebanyak sekitar 500 mahasiswa tidak daftar ulang,” sebut dia.

Jumlah mahasiswa baru yang tidak daftar ulang cukup banyak. Padahal, daftar ulang sudah diperpanjang hingga sepekan sebelum perkuliahan dimulai. ”Kami berharap tahun 2026 jumlah mahasiswa yang diterima di Polinema lebih banyak lagi,” imbuh Ratih. (mel/by)

Editor : Aditya Novrian
#Maba #Polinema #malang #Universitas Brawijaya (UB)