Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Empat Kampus Negeri di Kota Malang Buka Kuota 43 Ribu Mahasiswa Baru

Bayu Mulya Putra • Jumat, 23 Januari 2026 | 10:09 WIB
TAHAP PENGENALAN: Universitas Negeri Malang (UM) menggelar open house di Gedung Graha Cakrawala pada 21 Januari sampai kemarin (22/1). Itu dilakukan untuk memperkenalkan prodi hingga kegiatan
TAHAP PENGENALAN: Universitas Negeri Malang (UM) menggelar open house di Gedung Graha Cakrawala pada 21 Januari sampai kemarin (22/1). Itu dilakukan untuk memperkenalkan prodi hingga kegiatan

MALANG KOTA - Empat kampus negeri di Kota Malang akhirnya mengumumkan daya tampung penerimaan mahasiswa baru (maba). Pada 2026 ini, mereka membuka kuota untuk 43.467 maba. Sekretaris Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik (DALA) Universitas Brawijaya Arif Hidayat mengatakan, pihaknya membuka kuota untuk 18.970 maba.

Jumlah tersebut hampir sama dengan daya tampung yang dibuka pada 2025. Belasan ribu maba diterima dari tiga jalur masuk. Yakni SNBP dengan persentase 20 persen atau 3.794 maba. Lalu SNBT yang memiliki persentase 30 persen atau 5.691 maba. Serta jalur mandiri 50 persen atau sekitar 9.485 maba.

”Selebihnya seperti teknis pendaftaran juga sama dengan tahun lalu,” terang Arif kepada Jawa Pos Radar Malang. Dia melanjutkan, setiap prodi memiliki keketatan masing-masing. Namun secara global, tingkat keketatan di UB sekarang adalah 1:10. ”Untuk prodi-prodi favorit ada kedokteran, farmasi, psikologi, dan ilmu komunikasi,” imbuhnya.

Di tempat lain, Kepala Sub Direktorat Seleksi UM Rizky Firmansyah menyampaikan bahwa pihaknya membuka kuota untuk 13.691 maba. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding tahun 2025 lalu. Saat itu, UM membuka kuota untuk 12.656 maba.

”Kalau untuk persentase masing-masing jalur, kami menggunakan komposisi 30 persen semua,” terang Rizky. Artinya, dia satu jalur mereka menerima hampir 4 ribu maba. Agar bisa menyerap semakin banyak peminat, UM mulai melakukan persiapan. Salah satunya adalah open house yang digelar di Gedung Graha Cakrawala mulai 21 Januari sampai kemarin.

Di open house itu, seluruh prodi yang ada di UM membuka booth yang bisa diakses para pelajar di bangku SMA sederajat. Sementara itu, Politeknik Negeri Malang (Polinema) membuka kuota untuk 5.606 maba. Dengan rincian 1.600 maba dari jalur SNBP, 1.996 maba jalur SNBT, dan jalur mandiri sekitar 2.010 maba.

Wakil Direktur I Polinema Prof Ratih Indri Hapsari ST MT PhD menjelaskan, proses penerimaan maba akan dimulai Februari mendatang. ”Untuk jalur SNBP mulai 3 sampai 18 Februari,” tutur Ratih. Dilanjutkan dengan SNBT pada 25 Maret sampai 7 April. Lalu jalur mandiri biasanya berlangsung awal Juni.

Terpisah, Kepala Bagian Akademik UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Imam Ahmad menyampaikan, daya tampung tahun 2026 sama dengan 2025. Yakni 5.200 maba. Itu karena kapasitas ma'had atau asrama di sana belum bertambah. Pihaknya membuka tiga jalur masuk untuk 18 prodi umum.

Rinciannya adalah daya tampung SNBP sebanyak 980 maba, SNBT sebanyak 1.960 maba, dan mandiri sebanyak 980 maba.

”Lalu ada penerimaan untuk 14 prodi keagamaan. Terdiri dari jalur SPAN, UMPTKIN, dan mandiri,” beber Imam. Seluruh jalur memiliki keketatan masing-masing. Namun untuk prodi keagamaan keketatannya sekarang 1:12. Sementara prodi umum 1:5. (mel/by)

Editor : Aditya Novrian
#Maba #kampus negeri #malang #dalai lama