MALANG KOTA – SMK NU Sunan Ampel (SMK NUSA) Poncokusumo melaksanakan audit ISO 21001:2018, standar internasional tentang Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan. Audit ini menjadi langkah strategis sekolah dalam meningkatkan tata kelola lembaga agar lebih bermutu, akuntabel, dan berkelanjutan.
Penerapan ISO 21001:2018 juga menegaskan komitmen SMK NUSA dalam menghadirkan layanan pendidikan yang terukur serta berstandar internasional. Implementasinya tidak hanya bersifat administratif, tetapi disertai penguatan sumber daya manusia, khususnya guru dan tenaga kependidikan.
Persiapan audit telah dilakukan sejak Agustus hingga Desember tahun lalu bersama LP Ma’arif NU Kabupaten Malang.
“Audit ISO ini bukan sekadar untuk memperoleh sertifikat, tetapi membangun budaya kerja berbasis mutu dengan menempatkan masyarakat sebagai pelanggan utama. SMK NUSA harus memiliki kriteria dan target yang jelas serta melakukan peningkatan berkelanjutan,” ujar Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang, DR H. Abdul Malik Karim Amrullah MPdI.
Audit dilaksanakan selama dua hari, 26–27 Januari, oleh DeCRA dengan tiga auditor, yakni Sholichin A. Darmawan, KH Moch. Taufiqurrahman SQ MA, dan Lentera Sukma Mahardika. Hari pertama difokuskan pada manajemen puncak, sarana prasarana, kurikulum, kesiswaan, pengembangan usaha, bimbingan konseling, serta enam program keahlian. Hari kedua dilanjutkan dengan audit di LP Ma’arif NU Kabupaten Malang.
Kepala SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo, Imron Sya’roni SPd MPd, berharap sekolah yang dipimpinnya mampu menjadi lembaga pendidikan vokasi dengan manajemen modern yang diakui secara internasional. “SMK NUSA diharapkan menjadi World Class Ma’arif Education,” pungkasnya. (bes)