SMPI Almaarif 01 Singosari kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkarakter. Melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Ramah Anak (SRA) bersama Ketua Asosiasi Pendidik Perspektif Hak Anak Nasional Ibu Bekti Prasytni.
Kegiatan spesial itu diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan dan orang tua sebagai bentuk keseriusan sekolah dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip Sekolah Ramah Anak. Dalam pemaparannya, Ibu Bekti menekankan pentingnya membangun budaya sekolah yang santun, aman, harmonis, anti perundungan (bullying), serta menjunjung tinggi nilai-nilai karakter dan kepedulian terhadap hak anak.
Materi pendampingan berupa teknik penyusunan dokumen MRA sesuai Borang yang ada. Serta strategi implementasi dan evaluasi program.
Bimtek jadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama. Sekolah diharapkan jadi tempat transfer ilmu, ruang tumbuh kembang yang sehat secara fisik, emosional, dan sosial.
Puncak kegiatan, SMPI Almaarif 01 secara resmi mendeklarasikan diri sebagai Sekolah Ramah Anak. Deklarasi itu jadi tonggak penting dalam upaya mewujudkan lingkungan belajar yang: Bebas dari kekerasan dan diskriminasi, Menghargai suara dan partisipasi anak, Menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh warga sekolah, Menanamkan nilai adab, akhlak, dan karakter Aswaja.
”Komitmen ini bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan nyata yang akan diwujudkan dalam kebijakan, pembelajaran, serta budaya sekolah sehari-hari,” kata Kepala SMPI Almaarif 01 Evi Mauludiyah SPd MPd. (gp)
Editor : A. Nugroho