RADAR MALANG - Pada April mendatang, peserta didik tingkat SMP dijadwalkan mengikuti ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA). Saat ini, berbagai sekolah sedang melaksanakan gladi bersih TKA yang telah dimulai sejak Senin, 9 Maret 2026.
Gladi bersih tersebut merupakan tahap uji coba teknis yang dilakukan sebelum pelaksanaan TKA yang sebenarnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh aspek teknis berjalan dengan baik.
Materi ujian jenjang SMP hanya mencakup dua mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika. Pada mata uji Bahasa Indonesia, fokus penilaian diarahkan pada kemampuan membaca. Hal ini serupa dengan TKA Bahasa Indonesia pada jenjang SD/MI atau sederajat yang juga menitikberatkan pada keterampilan membaca.
Baca Juga: Pahami Sebelum Ujian, Ini perbedaan Mapel Asesmen TKA di Setiap Jenjang Pendidikan
Bahasa Indonesia SMP/MTs/Sederajat
Muatan
Keterampilan membaca diujikan pada dua jenis teks, yaitu teks informasi dan teks fiksi.
- Teks informasi merupakan teks yang berisi fakta, konsep, atau prosedur dari berbagai bidang atau topik yang berskala lokal, nasional, atau global. Teks informasi dapat berupa teks tunggal maupun teks jamak.
- Teks fiksi merupakan cerita rekaan yang dapat bersifat faktual (sejarah/biografi) atau realisme dengan latar cerita konkret atau abstrak, tokoh berkarakter bulat, konflik tunggal atau jamak dengan penyelesaian tertutup, alur campuran, dan sudut pandang orang ketiga.
Teks yang digunakan TKA memiliki karakteristik kosakata, kalimat, dan wacana sebagai berikut.
- Karakteristik kosakata: kata umum, kata berimbuhan/konfiks, kata abstrak, makna denotatif, istilah teknis, makna konotatif konteks tertentu.
- Karakteristik kalimat: jumlah kata per kalimat 5–9 kata, kalimat tunggal berbagai pola, kalimat majemuk setara.
- Karakteristik wacana: kohesi penyulihan/substitusi, konjungsi antarparagraf perbandingan dan penekanan/intensifikasi, penggunaan tanda baca untuk mendukung deskripsi; panjang teks 200–250 kata (kecuali teks puisi).
Kompetensi
Aspek keterampilan membaca yang diukur adalah:
- Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks;
- Menyusun ulang, mengelompokkan, membuat ikhtisar, dan menyajikan kembali informasi tersurat dalam teks;
- Mengidentifikasi dan menyimpulkan informasi tersirat dalam teks;
- Menilai gagasan, fakta, atau opini dalam teks; dan
- Menanggapi isi teks, merefleksi diri dengan tokoh atau kejadian, dan menanggapi bahasa penulis dalam teks.
Aspek-aspek tersebut dikelompokkan ke dalam tiga kompetensi, yaitu:
- Pemahaman tekstual, yaitu kemampuan untuk memahami informasi yang dikemukakan secara eksplisit, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi secara eksplisit dari teks;
- Pemahaman inferensial, yaitu kemampuan untuk menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang tersirat dalam teks; dan
- Evaluasi dan apresiasi, yaitu kemampuan untuk membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imajinasi, serta penggunaan bahasa oleh penulis.
Perlu diingat bahwa sewaktu-waktu muatan dan kompetensi dari Tes Kemampuan Akademik bisa berubah. Untuk memastikan, para peserta didik dan orang bisa mengunjungi laman resmi https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/
Editor : Aditya Novrian