Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kemendikdasmen Pastikan KBM Kembali Optimal Pascabencana di Sumatera

Xeon Rhao Loudra Widadi • Rabu, 1 April 2026 | 16:45 WIB
BERANGSUR NORMAL: Beberapa sekolah di Sumatera menunjukkan kesiapan serupa meskipun sebagian sarana masih terbatas. (Pinterest)
BERANGSUR NORMAL: Beberapa sekolah di Sumatera menunjukkan kesiapan serupa meskipun sebagian sarana masih terbatas. (Pinterest)

SUMATRA, RADAR MALANG - Pemulihan sektor pendidikan pascabencana di wilayah Sumatra menunjukkan tren positif berkat kerjasama kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan satuan pendidikan.

Kolaborasi ini menjadi pilar utama dalam menstabilkan kembali Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) melalui penyediaan fasilitas darurat, perbaikan infrastruktur, serta dukungan psikososial bagi pendidik dan siswa.

Baca Juga: Kemendikdasmen Tinjau Langsung Kesiapan Pembelajaran di Jabodetabek, Wamen Atip Pimpin Upacara Perdana

Upaya cepat mulai dari penggunaan ruang kelas sementara hingga penyesuasian metode pengajaran dilakukan demi menjamin hak dasar peserta didik untuk mendapatkan akses pendidikan tetap terjaga.

Dilansir dari laman resmi Kemendikdasmen, Kepala UPTD SDN 158498 Aek Tolang, Sumatra Utara, Hayati, mengonfirmasi bahwa aktivitas sekolah telah berangsur normal sejak awal tahun 2026.

 “Sekolah kami sempat melaksanakan pembelajaran di tenda darurat pada bulan Desember 2025. Namun sejak Januari 2026, KBM sudah berjalan seperti biasanya di sekolah,” jelasnya, Jumat (27/3).

Dukungan berkelanjutan juga diterima SDN 158498 Aek Tolang melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang mencakup pembangunan ruang kelas dan sanitasi. Fasilitas baru ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan menunjang keberlanjutan pendidikan di masa depan.

Sementara itu di Sumatra Barat, SMAN 1 Batang Anai juga menunjukkan kesiapan serupa meskipun sebagian sarana masih terbatas. Sebanyak sepuluh rombongan belajar kini memanfaatkan fasilitas Asrama Haji Padang Pariaman, sementara siswa lainnya menempati tenda darurat bantuan Kemendikdasmen.

Baca Juga: Progres Pembangunan SR 4 Srigonco Capai 20 Persen, Ditargetkan Bisa Digunakan Tahun Ajaran Baru 2026/2027

Direktur Jenderal PDM, Gogot Suharwoto, menegaskan komitmen pemerintah bahwa layanan pendidikan tidak boleh terhenti akibat bencana alam.

“Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan bergerak cepat memastikan anak-anak kita tetap belajar dengan aman, nyaman, dan bermakna. Melalui kolaborasi ini, kita tidak hanya memulihkan fasilitas, tetapi juga memulihkan harapan,” tegasnya.

Editor : Aditya Novrian
#sumatera #pendidikan