MALANG KOTA, RADAR MALANG - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) akan berlangsung pada 20-30 April mendatang. Sebelum pelaksanaan, kampus yang menjadi lokasi UTBK terus memastikan kesiapan sarana prasarana. Salah satunya Universitas Brawijaya (UB) yang memastikan kesiapan 17 lokasi untuk UTBK.
Kamis lalu (3/4) UB memastikan kesiapan UTBK dengan menggelar uji coba. Uji coba itu bertujuan untuk memvalidasi kesiapan sistem, stabilitas server, hingga performa perangkat yang akan digunakan pada pelaksanaan UTBK.
"Kami memastikan 67 ruang ujian di 17 lokasi benar-benar steril, baik dari sisi perangkat maupun lingkungan. Ini penting untuk menjaga integritas seleksi," kata Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof Imam Santoso. Selain itu, pihaknya juga memperketat sistem pengawasan.
Sistem pengawasan yang dilakukan nantinya melalui keberadaan petugas dan dukungan teknologi. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap semakin berkembangnya modus kecurangan berbasis digital.
Dari sisi mitigasi risiko, UB juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif. Misalnya saja penyediaan genset di setiap lokasi ujian untuk menghindari gangguan akibat pemadaman listrik. Seluruh sistem jaringan dan komputer juga telah diuji secara berkala.
Sementara dari sisi sumber daya manusia, UB melibatkan total 88 teknisi ruang dan 88 pengawas yang akan bertugas di setiap sesi ujian. Selain itu, terdapat 17 Penanggung Jawab Lokasi (PJL), 17 Penanggung Jawab Teknologi Informasi (PJTI), serta 17 admin IT yang disiagakan untuk memastikan seluruh sistem berjalan tanpa hambatan.
Di tahun 2026, UB menyediakan 5.833 kuota melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026. Kemudian, UB juga membuka 9.209 kursi melalui jalur mandiri. "Dengan jumlah pendaftar yang besar, tentu seleksi akan semakin ketat," pungkasnya.
Penulis : Nabila Amelia
Editor : A. Nugroho