MAJALENGKA, RADAR MALANG - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menyampaikan bahwa penguatan kualitas pembelajaran menjadi inti dari transformasi pendidikan nasional dalam rangka menyiapkan Generasi Emas Indonesia.
Dalam acara Seminar Pendidikan Nasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI) di Universitas Majalengka, Jawa Barat, Wamendikdasmen Fajar menegaskan bahwa transformasi pendidikan harus berpusat pada peningkatan mutu proses pembelajaran.
Baca Juga: Kemendikdasmen Resmi Luncurkan Pelatihan Inklusif untuk Guru, Targetkan 1.500 Peserta di Tahun 2026
“Transformasi pendidikan perlu ditopang oleh pemahaman yang utuh terhadap capaian belajar peserta didik, sehingga langkah perbaikan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran,” ujar Wamen Fajar.
Ia menjelaskan bahwa penguatan asesmen pembelajaran menjadi salah satu pilar penting dalam transformasi pendidikan. Asesmen yang baik mampu memberikan gambaran akurat tentang kondisi riil kemampuan peserta didik di lapangan.
Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan sangat ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah.
Kepala sekolah harus berperan sebagai pemimpin pembelajaran (instructional leader) sekaligus penjaga mutu pendidikan di satuan pendidikan masing-masing.
Tak hanya itu, pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan juga menjadi bagian integral dari transformasi pendidikan.
Para guru didorong untuk terus meningkatkan kapasitas profesionalnya secara terencana dan berkesinambungan.
Di akhir sambutannya, Wamendikdasmen Fajar mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendorong transformasi pendidikan.
“Dengan penguatan kualitas pembelajaran, kepemimpinan pendidikan yang efektif, dan kolaborasi yang solid, kita optimistis dapat mewujudkan Generasi Emas Indonesia yang unggul dan berdaya saing,” tutupnya.
Editor : Aditya Novrian