MALANG, RADAR MALANG - Sekolah di berbagai negara terus mengembangkan dan menerapkan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Di samping itu, terdapat sejumlah penelitian berskala besar yang mencatatkan dampak teknologi terhadap hasil belajar siswa.
Personalisasi dan Aksesibilitas
Penelitian yang dirangkum oleh J-PAL terhadap 126 evaluasi program EdTech menemukan bahwa penyediaan komputer dan akses internet saja umumnya tidak meningkatkan hasil akademik siswa dari jenjang TK hingga SMA. Namun, hal itu dapat meningkatkan keterampilan digital mereka.
Baca Juga: Tinjau Sekolah di Magelang, Mendikdasmen Ingatkan: Meski Pakai Teknologi, Siswa Jangan Lupa Menulis
Teknologi juga meruntuhkan sekat geografis dalam pemerolehan ilmu pengetahuan. Siswa kini dapat mengakses materi berkualitas tinggi dari lembaga global seperti Khan Academy guna melengkapi materi yang diberikan guru di kelas.
Akses Tidak Merata Memiliki Dampak Berbeda
Efektivitas teknologi sangat bergantung pada tingkat regulasi diri siswa untuk menghindari distraksi digital. Selain itu, isu kesenjangan digital dan integritas akademik menjadi catatan kritis dalam transformasi ini. Perlu diperhatikan bahwa tak sedikit siswa yang tidak memiliki akses koneksi dan internet stabil untuk merasakan manfaat pembelajaran berbasis teknologi.
Peran Guru sebagai Kunci
Keberhasilan pemanfaatan teknologi tidak bergantung pada kecanggihan alat, tetapi pada peran guru sebagai fasilitator. Teknologi tidak akan menggantikan interaksi manusia, melainkan memperkuat metodologi pengajaran melalui visualisasi dan gamifikasi yang interaktif.
Keseimbangan antara metode pembelajaran dan pengawasan orang tua menjadi faktor penentu hasil belajar yang optimal. Pemanfaatan teknologi yang bijak tidak hanya meningkatkan nilai akademik, tetapi juga menyiapkan siswa dengan keterampilan kritis di era digital.
Editor : Aditya Novrian