KALIMANTAN TENGAH, RADAR MALANG - Total satuan pendidikan yang mendapatkan manfaat revitalisasi ini mencapai 72 sekolah. Rinciannya terdiri dari 44 SMA, 14 SMK, dan 14 SLB yang berstatus sebagai SKH. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq.
Program revitalisasi yang diresmikan mencakup pembangunan dan perbaikan berbagai fasilitas pendidikan yang selama ini menjadi kebutuhan mendasar di sekolah-sekolah. Fasilitas tersebut meliputi ruang kelas, laboratorium, ruang praktik siswa, perpustakaan, ruang bimbingan konseling, hingga sarana sanitasi.
Baca Juga: Kemendikdasmen Luncurkan Buku Saku 7 KAIH dan Album Lagu KICAU untuk PAUD dan PNF
Acara peresmian berlangsung di SKH Negeri 2 Palangka Raya dan turut diikuti secara daring oleh sekolah-sekolah dari berbagai daerah lainnya. Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memastikan pemerataan layanan pendidikan yang layak dan berkualitas, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Wamen Fajar menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh tenaga pendidik dan kependidikan. Ia mengakui dedikasi tinggi mereka dalam mendampingi peserta didik, termasuk di satuan pendidikan khusus.
“Kami tentunya berharap bantuan revitalisasi dari Bapak Presiden Prabowo ini bisa menyemangati para guru dan tenaga pendidikan dalam mendidik anak-anak kita. Dan kami berterima kasih atas nama pemerintah untuk pengabdian para guru mendampingi putra-putri kita,” ujar Wamen Fajar.
ebih lanjut, ia menekankan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional seharusnya menjadi pengingat bagi semua pihak. Wamendikdasmen juga mengajak para guru untuk terus menjaga api semangat pengabdian.
Pemerintah berkomitmen untuk terus melanjutkan dan memperluas program revitalisasi satuan pendidikan di berbagai daerah.
Dengan adanya revitalisasi, seluruh peserta didik di Indonesia, termasuk di wilayah Kalimantan Tengah dan sekitarnya, diharapkan dapat merasakan manfaat dari lingkungan belajar yang lebih layak dan aman
Editor : Aditya Novrian