Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga BBM Resmi Meroket per 4 Mei 2027, Simak Daftar Harganya!

F
HARGA BBM MELAMBUNG: PT Pertamina (Persero) meresmikan kenaikan harga BBM non subsidi per 4 Mei 2026. Harga akan naik sebesar Rp500—Rp4.000 per liter di Pulau Jawa. (Sumber: Unsplash)
HARGA BBM MELAMBUNG: PT Pertamina (Persero) meresmikan kenaikan harga BBM non subsidi per 4 Mei 2026. Harga akan naik sebesar Rp500—Rp4.000 per liter di Pulau Jawa. (Sumber: Unsplash)

Advertisement

JAKARTA, RADAR MALANG – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi resmi dinaikkan oleh PT Pertamina (Persero) hari ini (4/5/2026). Pertamina Dex Adalah salah satu BBM non subsidi yang mengalami kenaikan harga.

Berdasarkan informasi dari laman MyPertamina, harga ketiga BBM non subsidi akan mengalami kenaikan sebesar Rp500—Rp4.000 per liter di Pulau Jawa. Kenaikan harga juga terjadi di luar Pulau Jawa, namun dengan nominal yang bervariasi.

Salah satu kenaikan harga yang signifikan terjadi pada Pertamina Dex yang melonjak sebesar Rp4.000, yang sebelumnya Rp23.900 per liter kini menjadi Rp27.900 per liter.

Selain Pertamina Dex, terdapat BBM Pertamax Turbo (RON 98) yang mengalami kenaikan harga dari Rp19.400 per liter kini menjadi Rp19.900 per liter. Dexlite juga mengalami kenaikan sebesar Rp4.000 dari yang awalnya Rp23.900 per liter menjadi Rp27.900 per liter.

Harga Dexlite (CN 51) turut naik sebesar Rp2.400, yang awalnya Rp23.600 per liter, kini menjadi Rp26.000 per liter.

Advertisement

Berikut daftar harga BBM subsidi dan non subsidi di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali, berlaku 4 Mei 2026:

BBM Subsidi:

  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Biosolar: Rp6.800 per liter

BBM Non Subsidi:

  • Pertamax: Rp12.300 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp19.900 per liter (naik)
  • Pertamax Green 95: Rp12.900 per liter
  • Pertamina Dex: Rp27.900 per liter (naik)
  • Dexlite: Rp26.000 per liter (naik)

Sementara itu, harga BBM Pertamax (RON 92), Pertamax Green 95, RON 90 Pertalite, dan Solar Subsidi belum mengalami kenaikan harga.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, mengatakan bahwa fenomena kenaikan harga BBM non subsisi ini merupakan bagian dari hasil evaluasi rutin yang merujuk pada perhitungan harga keekonomian dan regulasi pemerintah yang berlaku.

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : CNBC Indonesia, CNN Indonesia, Detik.com

Artikel Terkait

Resmi Turun! Kini Harga Pertamax Jadi Rp15.950 dari Rp16.250 per-liter

Resmi Turun! Kini Harga Pertamax Jadi Rp15.950 dari Rp16.250 per-liter

Pertamina Patra Niaga resmi turunkan harga Pertamax Series mulai 1 Agustus 2026.

Jaminan Kementerian ESDM, Harga Pertalite dan Solar Dipastikan Tidak Akan Naik

Jaminan Kementerian ESDM, Harga Pertalite dan Solar Dipastikan Tidak Akan Naik

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjamin bahwa bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar tidak akan mengalami kenaikan tarif. Kebijakan tersebut dilakukan untuk melindungi perekonomi

Hari Pertama Pertamax dan Pertamax Green Naik, Antrean Pertalite di Kepanjen Malang Belum Membeludak

Hari Pertama Pertamax dan Pertamax Green Naik, Antrean Pertalite di Kepanjen Malang Belum Membeludak

Harga Pertamax naik menjadi Rp 16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Namun, pengguna BBM di Kepanjen Kabupaten Malang belum banyak beralih ke Pertalite dan antrean SPBU masih normal.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer