Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tak Daftar Ulang SNBP, 457 Calon Maba di Tiga Kampus Negeri di Kota Malang Kena Blacklist

Nabila Amelia • Kamis, 7 Mei 2026 | 14:07 WIB
KENA BLACKLIST: Total ada 214 calon maba UM jalur SNBP yang tak melakukan daftar ulang tahun ini. (Humas UM)
KENA BLACKLIST: Total ada 214 calon maba UM jalur SNBP yang tak melakukan daftar ulang tahun ini. (Humas UM)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Masa daftar ulang untuk mahasiswa baru (maba) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sudah ditutup beberapa kampus. Sedikitnya ada 457 calon maba dari tiga kampus negeri yang tak daftar ulang. Di Universitas Negeri Malang (UM) ada 214 calon maba yang tak melakukannya 

Sementara di UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, ada 193 calon maba yang tak daftar ulang. Sedangkan di Universitas Brawijaya (UB) ada 50 calon maba yang tak melakukannya. Sesuai aturan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, 457 calon maba itu bakal kena blacklist

Mereka tidak dapat mendaftar di Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan jalur mandiri di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mana pun. Jumlah calon maba yang kena blacklist itu masih bisa bertambah. Sebab, masa daftar ulang di Politeknik Negeri Malang (Polinema) masih dibuka sampai hari ini (7/5). 

Wakil Direktur I Polinema Prof Ratih Indri Hapsari ST MT PhD merinci, total ada 5.374 pelajar yang mendaftar sebagai maba jalur SNBP. Mereka sudah diseleksi.

Hasilnya ada 1.502 mahasiswa yang diterima meski daya tampung jalur SNBP secara keseluruhan di sana untuk 1.614 maba.

Selanjutnya, Polinema membuka tahap daftar ulang dari 1 sampai 30 April lalu. ”Sampai hari ini (kemarin), yang daftar ulang ada 1.046 mahasiswa. Itu tidak termasuk mahasiswa yang mendapat Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) dan buta warna,” terang Ratih.

Polinema masih membuka peluang daftar ulang untuk mahasiswa baru yang mendapat KIP-K dan buta warna sampai hari ini (7/5). Kuotanya mencapai 269 mahasiswa baru.

”Namun yang daftar ulang baru 260 mahasiswa baru,” imbuh Ratih. Jumlah mahasiswa SNBP yang melakukan daftar ulang di Polinema memang terlihat menurun dibanding 2025 lalu. 

Penyebabnya beragam. Bisa karena diterima di kampus luar negeri, swasta, atau memilih sekolah kedinasan. ”Mekanisme seleksi di kami sepenuhnya dilakukan oleh sistem di tingkat nasional,” tegas Ratih.

Jika daya tampung jalur SNBP tidak terpenuhi, ada pengalihan daya tampung ke jalur lain. Salah satunya ke jalur SNBT.

Menurut Ratih, calon maba yang paling banyak tidak melakukan daftar ulang ada di program studi (Prodi) D4 Sistem Informasi Bisnis, Prodi D4 Akuntansi Manajemen, dan D4 Sistem Kelistrikan. Untuk calon maba yang sudah daftar ulang, mereka punya masa sanggah untuk administrasi. Termasuk penentuan uang kuliah tunggal (UKT).

Di tempat lain, Direktur Pendidikan UM Prof Evi Eliyanah menuturkan, tahun ini juga ada penurunan calon maba yang tidak daftar ulang. Pada SNBP 2025 lalu, total ada 268 calon maba yang memutuskan tidak daftar ulang. Sementara tahun ini ada 214 calon maba.

”Satu-satunya kesempatan bagi calon maba SNBP yang tidak daftar ulang ya daftar ke PTS (Perguruan Tinggi Swasta),” ujar Evi. Dia lantas menjelaskan beberapa alasan yang membuat calon maba SNBP tidak daftar ulang. Seperti alasan ekonomi dan terhalang izin orang tua. 

Sementara itu, penentuan UKT di UM murni berdasar data yang diajukan oleh calon maba. Melihat besaran gaji orang tua atau wali hingga kondisi ekonomi yang dibuktikan dengan foto dokumentasi rumah. Besarannya dari UKT golongan I mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 23 juta.

UM juga menyediakan banyak beasiswa. Salah satunya KIP-K. Tahun ini ada 402 calon maba jalur SNBP yang mengajukan. Semua sudah disurvei kelayakannya dan dilaporkan ke Kemdiktisaintek RI. Namun penetapan penerimaan beasiswanya belum diumumkan. (aff/mel/by)

 

 

Editor : Bayu Mulya Putra
#SNBP UM #SNBP Malang 2026 #SNBP Polinema #Mahasiswa malang #SNBP 2026