MALANG, RADAR MALANG - Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) kembali memperkuat jejaring internasional melalui kunjungan akademik ke Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) pada 29 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis FIA UB dalam membangun kemitraan global yang berkelanjutan, khususnya dalam bidang pendidikan, riset, publikasi ilmiah, dan pengembangan kapasitas mahasiswa.
Delegasi FIA UB dipimpin oleh Sekretaris Departemen Administrasi Bisnis, Dr. Agung Nugroho Luthfi Imam Fahrudi, bersama Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa, Dr. Moh. Said. Kehadiran delegasi FIA UB disambut oleh Prof. Dr. Mohd Rizal bin Palil, Deputy Dean of Industry and Community Partnerships Affairs di UKM.
Pada kesempatan yang sama, tim delegasi juga menemui dosen FIA UB yang sedang melanjutkan studi di UKM, yaitu Priandhita Sukowidyanti Asmoro, sebagai bagian dari penguatan jejaring akademik dan dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia FIA UB.
Pertemuan tersebut menjadi ruang penting bagi kedua institusi untuk menjajaki berbagai peluang kolaborasi akademik yang berdampak langsung bagi sivitas akademika. Beberapa agenda yang dibahas meliputi program pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, publikasi ilmiah internasional, serta penguatan kegiatan akademik yang dapat memperluas pengalaman mahasiswa di tingkat regional dan global.
Melalui kerja sama ini, mahasiswa FIA UB diharapkan memperoleh kesempatan lebih luas untuk mengenal lingkungan akademik internasional, memperluas jejaring, serta mengembangkan kemampuan adaptasi lintas budaya. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis, kompetitif, dan menuntut kemampuan kolaborasi lintas negara.
Selain membuka peluang mobilitas mahasiswa ke luar negeri, FIA UB juga memperkenalkan Brawijaya International Student Scholarship kepada pihak UKM. Melalui program ini, FIA UB mengundang mahasiswa internasional untuk melanjutkan studi di Universitas Brawijaya. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat atmosfer kampus yang multikultural, inklusif, dan terbuka terhadap pertukaran gagasan dari berbagai latar belakang.
Kolaborasi dengan UKM juga diarahkan untuk mendorong produktivitas riset dan publikasi ilmiah bersama. Melalui sinergi dosen dan mahasiswa dari kedua institusi, kerja sama ini diharapkan mampu menghasilkan kajian yang relevan dengan tantangan sosial, ekonomi, industri, dan masyarakat di kawasan Asia Tenggara.
Inisiatif kerjasama ini sejalan dengan strategi sustainable development goals (SDGs), khususnya tentang pendidikan berkualitas dan kemitraan untuk mencapai tujuan. Melalui kemitraan dengan perguruan tinggi bereputasi di kawasan Asia Tenggara, FIA UB berupaya menghadirkan pendidikan yang inklusif, bermutu, dan berorientasi masa depan.
Dengan penjajakan kerja sama ini, FIA UB menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jaringan akademik internasional. Kemitraan bersama UKM diharapkan menjadi pijakan penting dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, memiliki wawasan global, dan siap berkontribusi bagi masyarakat luas. (*)
Editor : A. Nugroho