Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Program Beasiswa Guruku Diluncurkan, Fokus pada Penguatan Content Knowledge dan Kepemimpinan

Xeon Rhao Loudra Widadi • Senin, 25 Mei 2026 | 11:11 WIB
INVESTASI PENDIDIKAN: Program beasiswa “Guru"Guruku: Guru Unggul Raih Kualitas" menjadi komitmen pemerintah untuk meningkatkan kompetensi pendidik di Indonesia. (Dok. Kemendikdasmen)
INVESTASI PENDIDIKAN: Program beasiswa “Guru"Guruku: Guru Unggul Raih Kualitas" menjadi komitmen pemerintah untuk meningkatkan kompetensi pendidik di Indonesia. (Dok. Kemendikdasmen)

SUMEDANG, RADAR MALANG - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat hadir di Jawa Barat pada Rabu (20/5) untuk meluncurkan program beasiswa bertajuk "Guruku: Guru Unggul Raih Kualitas".

Program ini bertujuan memperkuat kapasitas para pendidik melalui tiga hal sekaligus, yaitu peningkatan kompetensi, penguatan kepemimpinan, serta perluasan akses pendidikan tinggi bagi guru di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Kemendikdasmen Luncurkan Program SMK 3+1, Kepala SMKS Muhammadiyah 1 Malang: Sejak 2019 Kami Sudah Kirim Lulusan ke Jepang

Kunci Pendidikan Berada di Tangan Guru

Dalam sambutannya, Wamen Atip mengingatkan bahwa amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa hanya bisa terwujud melalui pendidikan yang bermutu dan dapat diakses semua orang. Ia menegaskan bahwa guru adalah faktor paling menentukan dalam pencapaian tersebut.

Kemendikdasmen pun terus mendorong penerapan pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning. Sayangnya, pendekatan ini membutuhkan penguasaan materi (content knowledge) yang kuat.

Dua Pilar Utama Program Guruku

Menurut Atip, program beasiswa "Guruku" hanya memfokuskan diri pada dua aspek utama. Pertama adalah penguatan content knowledge, yaitu pendalaman materi pelajaran.

Baca Juga: Kemendikdasmen Buka Program PKW 2026, Targetkan 8.730 Wirausaha Muda Baru

Kedua adalah penguatan leadership atau kepemimpinan guru. Kedua aspek ini, lanjutnya, merupakan fondasi yang tidak bisa ditawar lagi untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkelanjutan.

Komitmen Unpad untuk Guru

Rektor Universitas Padjadjaran, Arief Sjamsulaksan, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung peningkatan kualitas guru. Ia menyadari bahwa perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri.

Unpad menyediakan tiga skema pembiayaan bagi para guru yang ingin melanjutkan studi Magister. Skema pertama adalah beasiswa penuh yang menanggung 100 persen biaya pendidikan.

Baca Juga: Mendikdasmen Kunjungi Sekolah Penerima Revitalisasi, Dorong Pembelajaran Mendalam dan Menyenangkan

Skema kedua adalah beasiswa sebagian sebesar 75 persen. Skema ketiga adalah beasiswa dukungan sebesar 50 persen biaya pendidikan.

Ketiga skema ini berlaku bagi peserta yang diterima di 18 program studi Magister yang disediakan Unpad. Semua ketentuan yang berlaku harus dipenuhi oleh calon penerima.

Editor : Aditya Novrian
#beasiswa guru #kemendikdasmen