SUMEDANG, RADAR MALANG - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat hadir di Jawa Barat pada Rabu (20/5) untuk meluncurkan program beasiswa bertajuk "Guruku: Guru Unggul Raih Kualitas".
Program ini bertujuan memperkuat kapasitas para pendidik melalui tiga hal sekaligus, yaitu peningkatan kompetensi, penguatan kepemimpinan, serta perluasan akses pendidikan tinggi bagi guru di seluruh Indonesia.
Kunci Pendidikan Berada di Tangan Guru
Dalam sambutannya, Wamen Atip mengingatkan bahwa amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa hanya bisa terwujud melalui pendidikan yang bermutu dan dapat diakses semua orang. Ia menegaskan bahwa guru adalah faktor paling menentukan dalam pencapaian tersebut.
Kemendikdasmen pun terus mendorong penerapan pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning. Sayangnya, pendekatan ini membutuhkan penguasaan materi (content knowledge) yang kuat.
Dua Pilar Utama Program Guruku
Menurut Atip, program beasiswa "Guruku" hanya memfokuskan diri pada dua aspek utama. Pertama adalah penguatan content knowledge, yaitu pendalaman materi pelajaran.
Baca Juga: Kemendikdasmen Buka Program PKW 2026, Targetkan 8.730 Wirausaha Muda Baru
Kedua adalah penguatan leadership atau kepemimpinan guru. Kedua aspek ini, lanjutnya, merupakan fondasi yang tidak bisa ditawar lagi untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berkelanjutan.
Komitmen Unpad untuk Guru
Rektor Universitas Padjadjaran, Arief Sjamsulaksan, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung peningkatan kualitas guru. Ia menyadari bahwa perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri.
Unpad menyediakan tiga skema pembiayaan bagi para guru yang ingin melanjutkan studi Magister. Skema pertama adalah beasiswa penuh yang menanggung 100 persen biaya pendidikan.
Baca Juga: Mendikdasmen Kunjungi Sekolah Penerima Revitalisasi, Dorong Pembelajaran Mendalam dan Menyenangkan
Skema kedua adalah beasiswa sebagian sebesar 75 persen. Skema ketiga adalah beasiswa dukungan sebesar 50 persen biaya pendidikan.
Ketiga skema ini berlaku bagi peserta yang diterima di 18 program studi Magister yang disediakan Unpad. Semua ketentuan yang berlaku harus dipenuhi oleh calon penerima.
Editor : Aditya Novrian