MALANG KOTA, RADAR MALANG - Total ada 1.502 pelajar dari Kota Malang yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Mereka diterima di sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Baik di dalam kota maupun luar kota.
Rinciannya, ada 1.121 siswa yang diterima masuk PTN dari jenjang SMA. Sementara itu 381 pelajar lainnya berasal dari jenjang SMK. Jumlah itu kemungkinan besar berkurang sebab masih ada potensi pelajar yang diterima SNBT namun memilih tak mendaftar ulang.
”Potensi yang tak meneruskan SNBT lebih besar karena pendaftar tak dikenai sanksi apa-apa kalau tidak daftar ulang, beda dengan SNBP,” ujar Kasi SMA Cabang Dinas Pendidikan Kota Malang dan Kota Batu Asrofi. Sementara dari tahun ke tahun, pasti ada beberapa siswa yang memilih tak daftar ulang karena masalah ekonomi.
Seperti Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang terlalu tinggi dan belum mendapat beasiswa. Ada juga beberapa siswa yang tak daftar ulang karena diterima di perguruan tinggi lain atau memilih lanjut bekerja.
Bila ditelaah berdasar proyeksi lulusan sekolah, jenjang SMA memang yang paling banyak meneruskan ke perguruan tinggi. Di Kota Malang, persentasenya mencapai 90 persen. Sementara di jenjang SMK baru 40 persen saja lulusan yang berminat lanjut kuliah. Sebab, mayoritas lebih memilih langsung bekerja.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Negeri Kota Malang Gunawan Dwiyono menyebut, minat siswanya untuk bekerja cukup tinggi. Pihak sekolah juga mengarahkan studi lanjutan seperti masuk perguruan tinggi. Namun, mayoritas pelajar memang masuk SMK untuk menuju dunia kerja.
Berdasar data di SMKN 4 Kota Malang, tahun ini ada 835 siswa yang lulus. Dari total itu, 256 siswa berminat melanjutkan studi. ”Mayoritas lanjut kerja, totalnya ada 520 siswa,” pungkas Gunawan.
Sementara itu ada 64 siswa yang diterima dari jalur SNBP. Meningkat dibanding tahun lalu yang hanya 44 siswa. Dari jalur SNBT juga ada peningkatan drastis. Tahun ini ada 79 siswa di sana yang diterima. Sementara tahun 2025 lalu hanya 52 siswa saja. (aff/by)
Editor : Bayu Mulya Putra