MALANG, RADAR MALANG – Menjelang tahun ajaran baru, banyak orang tua fokus pada urusan membeli seragam, tas, dan alat tulis untuk anak. Padahal, persiapan anak kembali ke sekolah seharusnya dimulai dari rumah, termasuk membangun rutinitas, kedisiplinan, hingga kesiapan mental agar anak tidak kaget saat kembali belajar.
Mulai dari Jadwal Tidur hingga Rutinitas Pagi
Salah satu hal pertama yang perlu dibenahi orang tua adalah pola tidur anak. Selama libur sekolah, tidak sedikit anak yang terbiasa tidur lebih malam dan bangun lebih siang. Kebiasaan ini berpotensi menyulitkan mereka saat harus kembali masuk sekolah pagi hari.
Karena itu, orang tua disarankan mulai mengembalikan jam tidur anak secara bertahap beberapa hari sebelum sekolah dimulai. Tidur cukup dan bangun pagi secara konsisten akan membantu anak lebih siap mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Baca Juga: Tak Hanya Buku dan Seragam, Ini Hal yang Perlu Disiapkan Siswa Jelang Tahun Ajaran Baru
Selain itu, rutinitas pagi juga perlu dilatih kembali. Orang tua bisa membiasakan anak menyiapkan seragam, tas, buku, dan alat tulis sejak malam sebelumnya agar pagi hari tidak dipenuhi kepanikan dan keterlambatan.
Libatkan Anak agar Lebih Antusias
Orang tua disarankan untuk melibatkan anak dalam memilih perlengkapan sekolah. Keterlibatan ini penting untuk menumbuhkan rasa memiliki sekaligus antusiasme menghadapi hari pertama sekolah.
Anak bisa diajak memilih tas, tempat minum, alat tulis, atau kotak bekal yang mereka sukai. Meski terlihat sederhana, cara ini dapat membantu membangun suasana positif terhadap sekolah, terutama bagi siswa yang baru masuk jenjang baru atau masih merasa cemas.
Di sisi lain, orang tua tetap perlu membuat daftar kebutuhan agar belanja sekolah tetap terkontrol dan tidak berlebihan. Dengan begitu, persiapan sekolah tetap efisien tanpa mengabaikan kebutuhan utama anak.
Baca Juga: Ospek Segera Dimulai, Ini Persiapan Mental yang Perlu Dilakukan Mahasiswa Baru
Bangun Komunikasi dan Semangat Belajar
Tak kalah penting, orang tua juga dianjurkan menjalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah atau guru. Informasi Pendidikan Indonesia menilai kerja sama antara guru dan orang tua dapat membantu anak beradaptasi, menyelesaikan kesulitan belajar, dan merasa lebih aman di lingkungan sekolah.
Selain komunikasi, anak juga perlu dibekali motivasi bahwa sekolah bukan hanya soal nilai, melainkan tempat belajar banyak hal, mulai dari disiplin, tanggung jawab, hingga membangun pertemanan. Orang tua bisa mendorong semangat ini dengan memberi apresiasi atas usaha anak, terutama setelah hari-hari pertama sekolah.
Persiapan yang dimulai dari rumah akan membantu anak masuk sekolah dengan lebih tenang. Karena itu, menjelang tahun ajaran baru, orang tua tidak hanya perlu menyiapkan perlengkapan, tetapi juga membangun kebiasaan dan suasana yang mendukung kesiapan anak belajar kembali.
Editor : Aditya Novrian