45 Mahasiswa Teknik Pengairan FT UB Jalankan KKN Atasi Krisis Air Bersih dan Sanitasi di Lombok Utara

A. Nugroho • Dipublikasikan Rabu, 1 Juli 2026 | 14:22 WIB
SIAP MENGABDI: Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, pada 30 Juni–20 Juli 2026.
SIAP MENGABDI: Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, pada 30 Juni–20 Juli 2026.

 

MALANG, RADAR MALANG – Sebanyak 45 mahasiswa Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB), melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, pada 30 Juni–20 Juli 2026. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), mereka mendampingi warga mengatasi persoalan air bersih dan sanitasi dengan solusi teknis berbasis kebutuhan lokal.

Mahasiswa yang berasal dari lebih dari 25 kabupaten dan kota di Indonesia itu ditempatkan di Desa Samaguna dan Desa Medana, Kecamatan Tanjung, serta Desa Bentek, Kecamatan Gangga. Ketiga desa dipilih karena masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan sumber daya air dan sanitasi.

Program KKN didampingi enam dosen Departemen Teknik Pengairan FT UB. Dosen pembimbing, Dr Ir Sumiadi, ST., MT., mengatakan mahasiswa tidak hanya melakukan pendampingan, tetapi juga menyusun perencanaan hingga mengawal pelaksanaan program bersama masyarakat.

BERDAYA: Program KKN didampingi enam dosen Departemen Teknik Pengairan FT UB.
BERDAYA: Program KKN didampingi enam dosen Departemen Teknik Pengairan FT UB.

 

"Program unggulan yang dijalankan meliputi pembangunan sumur resapan dan biopori, sistem filtrasi air bersih, pemanenan air hujan, pengolahan sampah organik menjadi kompos, pengendalian erosi dengan teknologi RAPES, serta penguatan kelembagaan PAMDes," ujarnya.

Selain program teknis, mahasiswa juga mengadakan Kelas Inspiratif, Kelas Sehat, dan sosialisasi pencegahan pernikahan dini sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat.

"Para mahasiswa datang bukan hanya untuk mengerjakan, tetapi untuk meninggalkan sesuatu yang bertahan," kata Sumiadi.

TERJUN LANGSUNG: Mahasiswa KKN yang melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) akan mendampingi warga mengatasi persoalan air bersih dan sanitasi dengan solusi teknis berbasis kebutuhan lokal.
TERJUN LANGSUNG: Mahasiswa KKN yang melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) akan mendampingi warga mengatasi persoalan air bersih dan sanitasi dengan solusi teknis berbasis kebutuhan lokal.

 

Sementara itu, Bupati Kabupaten Lombok Utara, Dr TGH Najmul Akhyar, menyambut baik kehadiran mahasiswa FT UB. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan sumber daya air dan pemanfaatan sampah organik menjadi kompos.

"Kami berharap mahasiswa dapat menjadi contoh sekaligus berbagi pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (aw)

Editor : A. Nugroho
ftub mahasiswa universitas brawijaya KKN