MI Nurul Huda 1 Kota Malang meraih segudang prestasi. Dalam kurun dua tahun, terkumpul 109 prestasi.
Kepala MI Nurul Huda 1 Kota Malang Munir mengatakan, total ada 693 murid di sekolahnya. “Tahun ajaran berikutnya nanti ada 723 murid,” kata dia.
Walau letaknya tidak berada di pusat Kota Malang, Munir menyebut bahwa sekolah Islam tersebut memiliki segudang prestasi. Dia menyebut ada 100 lebih yang diraih sejak tiga tahun lalu, 2023.
”Hampir setiap Senin kami mengumumkan bahwa ada 10 anak yang berprestasi dari lomba secara mandiri,” sebut dia.
Selain prestasi siswa, pihaknya juga meraih prestasi lembaga. Di antaranya, pada 2023 lalu, MI Nurul Huda 1 didapuk menjadi Madrasah Inovatif oleh Kantor Kemenag Kota Malang. Kemudian pada 2023 dan 2024 meraih penghargaan Anugerah Madrasah Adiwiyata mulai tingkat kota sampai provinsi Jatim. Juga juara 2 Madrasah Bersinar (Bersih, Rapi, Indah, Berakhlak, dan Religius).
“Kemenag Kota Malang memberikan apresiasi sebagai madrasah dengan prestasi terbanyak di Kota Malang pada 2023 lalu,” imbuh dia.
Tahun lalu, dia melanjutkan, MI Nurul Huda 1 Kota Malang juga mendapat prestasi di Porseni Kota Malang pada 23 perlombaan. Mereka mendapat peringkat 3 besar dengan perolehan medali yang bervariasi. Untuk tingkat Nasional, sekolah tersebut juga punya prestasi.
Salah satunya lomba pembuatan video profil ramah anak oleh BP LPP Ma’arif NU tahun ini.
“Pramuka juga sering ikut jelajah santri tingkat provinsi yang diselenggarakan LP Ma’arif NU Jatim. Lalu kami mendapat juara umum turnamen sepak bola antar murid SD-MI se-Kecamatan Kedungkandang,” sebut dia.
Menurut dia, penghargaan tersebut diraih karena semangat murid dan orang tuanya sangat tinggi. Demikian juga dengan upaya para guru sebagai pembina di sekolah.
“Berbagai macam ekstrakurikuler juga sangat menunjang, seperti musik, dan olahraga itu sangat menunjang,” katanya.
”Selain itu, kami juga mempunyai program kelas internasional. Dalam hal ini kami ikut framework-nya cambridge, yang dalam kesehariannya berinteraksi menggunakan bahasa Inggris,” tambah Munir.
Untuk diketahui, MI yang terletak di Jalan Kyai Sofyan Yusuf, Kedungkandang, Kota Malang itu berdiri sejak 1956 lalu. Didirikan oleh tiga kiai tersohor. Yakni KH Abid Fatchul Adhiim, Kyai Sofyan Yusuf, dan Kyai Muhawwal. Sekolah tersebut berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma'arif NU dan terdaftar di bawah yayasan Badan Pelaksana (BP) Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif Nahdlatul Ulama Cabang Kota Malang.(biy/dan)
Editor : Mahmudan