Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

87 Persen Siswa SMK Brantas Karangkates Langsung Masuk Dunia Industri, Sisanya 13 Persen Kuliah dan Berwiraswasta, Tak Ada yang Menganggur

Indah Mei Yunita • Kamis, 2 Juli 2026 | 06:40 WIB
PEDULI SISWA: Kepala SMK Brantas Karangkates Mintaasih Utami
PEDULI SISWA: Kepala SMK Brantas Karangkates Mintaasih Utami

 

SMK Brantas Karangkates mematangkan pilihan karir siswa-siswinya sejak kelas X. Pada tahun ajaran 2025/2026 ini, serapan kerja di sekolah kejuruan itu mencapai 87 persen.

  

JUMLAH tersebut dihitung dari 693 siswa yang wisuda pada tahun ajaran saat ini. Sedangkan sisanya 13 persen melanjutkan ke perguruan tinggi dan berwirausaha.

Kepala SMK Brantas Karangkates Mintaasih Utami mengatakan, untuk meraih tingginya serapan kerja, diperlukan penguatan pendidikan karakter. Mentalitas peserta didik juga sudah dibentuk sejak hari pertama masuk sekolah. Sehingga ketika memasuki dunia kerja, dia melanjutkan, mereka tidak mudah mengundurkan diri.

Dengan begitu, perusahaan semakin percaya bahwa alumninya memiliki mental yang kuat dan mampu bertahan dengan pekerjaannya.

”Sedangkan kompetensi teknis itu sangat fleksibel. Anak-anak bisa meningkatkannya sendiri saat mengikuti training di industri," ujar Mintaasih kemarin.

Reputasi positif tersebut membawa Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Brantas Karangkates beberapa kali dinobatkan sebagai BKK Terbaik di Jawa Timur. Sekaligus meraih penghargaan prestisius versi United Tractors.

​Hingga kini, pihaknya telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 50 perusahaan. Baik di lingkup Jawa maupun luar pulau Jawa. Mayoritas didominasi oleh industri manufaktur dan alat berat berskala raksasa. Di antaranya PT United Tractors, PAMA, Bagong, hingga PT Garuda Indo Teknik.

“Walaupun sekolah kami tidak memiliki jurusan spesifik alat berat, tetapi banyak alumni yang berhasil diterima kerja di sektor pertambangan luar Jawa berkat keunggulan karakter mereka,” kata dia.

Perluasan pasar kerja tidak hanya berhenti di tingkat nasional. SMK Brantas Karangkates menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) resmi untuk membuka akses karir internasional ke Jepang dan Korea Selatan. Bagi siswa kelas XII yang berminat bekerja di luar negeri, dia melanjutkan, disediakan kelas khusus dengan mendatangkan pengajar dari LPK terkait.

PEMIMPIN BERKUALITAS: Kepala SMK Brantas Karangkates Mintaasih Utami (tengah) didampingi para guru di halaman sekolah.
PEMIMPIN BERKUALITAS: Kepala SMK Brantas Karangkates Mintaasih Utami (tengah) didampingi para guru di halaman sekolah.

 

Dia menambahkan, pada tahun ajaran 2024/2025 lalu, sebanyak 15 siswa lolos seleksi awal hingga akhirnya melepas 10 anak berangkat ke Jepang. Mereka bekerja di perusahaan dengan berbagai bidang. Salah satunya pengelasan (welding) dan pengecatan (painting).

“Tahun ajaran ini, ada enam siswa yang juga kami berangkatkan ke Jepang,” ucap Mintaasih.

​Selain penguatan pendidikan karakter, dia menyebut, pemetaan (mapping) pilihan siswa-siswi juga disusun rapi. Sejak kelas X, siswa sudah diarahkan memilih tiga tujuan. Yakni bekerja, kuliah, atau meneruskan usaha keluarga. Memasuki akhir kelas XI, pemetaan diperdalam sesuai spesifikasi bidangnya.

Tim BKK bahkan masuk kelas untuk memberi bimbingan. Mulai tips dan trik lolos seleksi berkas hingga wawancara kerja. Sehingga persentase kelulusan seleksi siswa untuk bekerja dari sekolahnya selalu tinggi.

​”Proses rekrutmen biasanya sudah berjalan sejak awal tahun di kelas XII. Sekitar Januari atau Februari setelah ujian kompetensi selesai,” pungkasnya.(yun/dan)

Editor : Mahmudan
#SMK unggulan #SMK Brantas Karangkates #Pendidikan Malang