MALANG, RADAR MALANG – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memutuskan kembali menggunakan toga lama pada pelaksanaan Wisuda Periode ke-122 Tahun 2026.
Keputusan tersebut diambil setelah desain toga baru menuai sorotan dari mahasiswa dan warganet di media sosial.
Melalui pengumuman resmi panitia wisuda, UMM menyampaikan bahwa toga baru tidak jadi digunakan karena terdapat ketidaksesuaian pada desain, jenis bahan, serta komposisi warna dibandingkan konsep yang telah diperkenalkan sebelumnya.
Baca Juga: Perkuat Jejaring, 311 Alumni FK UMM Hadiri Reuni Perak 25 Tahun
Oleh karena itu, seluruh prosesi wisuda akan kembali menggunakan toga lama. Kampus juga membuka layanan penukaran toga baru dengan toga lama bagi calon wisudawan yang telah mengambil atribut wisuda.
Sebelumnya, toga baru UMM ramai diperbincangkan di media sosial, terutama TikTok. Sejumlah mahasiswa mengaku desain yang diterima berbeda dengan konsep awal yang diperkenalkan kampus.
Tak sedikit warganet yang kemudian menyebut tampilannya menyerupai "mberot", yakni kostum yang identik dengan kesenian bantengan khas Malang. Perbandingan tersebut viral dan memicu beragam tanggapan dari mahasiswa maupun masyarakat.
Baca Juga: Lawatan Strategis ke Jepang, UMM Buka Peluang Karir Internasional
Untuk mengakomodasi perubahan tersebut, layanan penukaran toga dibuka mulai 6 Juli 2026 di Gate B UMM Dome. Khusus peserta wisuda pada 9 Juli 2026, penukaran masih dilayani hingga 8 Juli 2026.
Pihak kampus juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami calon wisudawan akibat perubahan tersebut.
UMM menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap proses produksi atribut wisuda agar kualitas, bahan, dan desain yang diterima mahasiswa sesuai dengan konsep yang telah direncanakan.
Editor : Aditya Novrian